Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Agam Luncurkan Program Nagari Creative Hub Berbasis Masjid dan Sholat Champion 2025

Putra Susanto • Senin, 17 November 2025 | 11:17 WIB

PROGRAM: Bupati Agam Benni Warlis didampingi Wabup Muhammad Iqbal saat peluncuran program Nagari Creative Hub Berbasis Masjid dan Sholat Champion 2025, di Masjid Nurul Huda Tanjungalam, Biarogadang.
PROGRAM: Bupati Agam Benni Warlis didampingi Wabup Muhammad Iqbal saat peluncuran program Nagari Creative Hub Berbasis Masjid dan Sholat Champion 2025, di Masjid Nurul Huda Tanjungalam, Biarogadang.

PADEK.JAWAPOS.COM-Pemerintah Kabupaten Agam melangkah selangkah lebih maju dalam memaknai fungsi masjid.

Minggu (16/11), program Nagari Creative Hub Berbasis Masjid dan Sholat Champion 2025 resmi dilaunching serentak, dipusatkan di Masjid Nurul Huda, Jorong Tanjungalam, Nagari Biarogadang, Kecamatan Ampekangkek, serta diikuti masjid dan mushalla seluruh Agam melalui zoom.

Launching ini dihadiri Bupati Agam, Benni Warlis Dt Tan Batuah, Wakil Bupati H Muhammad Iqbal, unsur Forkopimda, Kepala Kemenag Agam, pimpinan OPD, camat, wali nagari, tokoh adat, bundo kanduang, hingga pengurus masjid.

Program ini dirancang untuk mengembalikan masjid sebagai poros aktivitas umat, bukan hanya tempat ibadah, tetapi ruang belajar, inovasi, diskusi UMKM, pengembangan pariwisata, hingga produksi konten positif.

“Masjid harus menjadi solusi, bukan hanya lokasi ibadah. Aman, nyaman, dan multifungsi,” tegas Bupati Benni Warlis.

Kepala DPMN Agam, Handria Asmi melaporkan, aplikasi Sholat Champion kini telah diikuti 142 masjid dan mushalla dengan 1.342 jamaah aktif.

Melalui sistem pelaporan keikutsertaan shalat berjamaah, program ini disebut sebagai instrumen penguatan karakter dan disiplin umat.

Menurutnya, Nagari Creative Hub berbasis masjid diproyeksikan menjadi benteng moral sekaligus pusat kreativitas, selaras filosofi Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah, dilakukan dengan kolaborasi ulama, pemerintah nagari, akademisi, pelaku usaha, hingga generasi muda.

Peluncuran ini menegaskan kembali peran historis masjid sebagai pusat peradaban, ilmu, dan pemberdayaan ekonomi umat—bukan sekadar simbol agama. Masjid bukan hanya tempat sujud, tapi tempat tumbuhnya gagasan. Dan Agam memilih memulainya dari nagari. (ptr)

Editor : Novitri Selvia
#Benni Warlis #Handria Asmi #DPMN Agam #Nagari Creative Hub Berbasis Masjid dan Sholat Champion 2025