Koordinator Lapangan Semen Padang Peduli, Hendra Wayan, mengatakan tim tiba di lokasi setelah sehari sebelumnya dilepas manajemen PT Semen Padang bersama ESDM Siaga Bencana.
Setibanya di Agam, tim terlebih dahulu melapor ke Posko Utama Bencana di Kantor Bupati Agam, Lubuk Basung.
“Hari ini kita sudah sampai di Salareh Aia dan langsung mendirikan Posko Semen Padang Peduli di Kampung Tangah, Nagari Salareh Aia Timur,” ujar Hendra.
Ia menjelaskan lokasi tersebut dipilih karena berada di area yang lebih tinggi dan dekat dengan Posko BNPB sehingga memudahkan koordinasi lapangan.
Semen Padang Peduli selanjutnya mulai menyalurkan bantuan logistik kepada masyarakat terdampak.
Selain itu, tiga personel relawan diterjunkan bersama tim gabungan untuk melakukan pencarian warga yang masih hilang.
Sebelumnya, PT Semen Padang mengirim relawan, tenaga medis, serta bantuan logistik ke Kabupaten Agam pada Senin (1/12/2025).
Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, menyatakan dukungan ini merupakan bagian dari tanggung jawab moral perusahaan terhadap masyarakat Sumatra Barat.
“Langkah ini sejalan dengan Asta Cita Presiden RI, khususnya peningkatan kualitas lingkungan hidup dan penguatan ketahanan bencana. Kami berharap kehadiran relawan dapat mempercepat pemulihan pascabencana,” kata Win.
Berdasarkan data BPBD Agam, 16 kecamatan terdampak banjir bandang dan longsor.
Kondisi terparah berada di Kecamatan Malalak dan Palembayan, dengan kerusakan rumah, fasilitas umum, dan akses jalan yang terputus.
Sebanyak 78 warga masih dinyatakan hilang, sementara empat nagari masih terisolasi dan hanya dapat dijangkau melalui helikopter.
Melihat kondisi tersebut, PT Semen Padang memusatkan aksi kemanusiaan di Kecamatan Palembayan.
Posko Semen Padang Peduli dan ESDM Siaga Bencana dilengkapi dapur umum, layanan medis dari Semen Padang Hospital, serta dukungan relawan untuk pencarian korban, pembersihan fasilitas umum, dan distribusi bantuan bagi warga.(*)
Editor : Hendra Efison