Kepala Kanwil Kemenag Sumbar, Mustafa, hadir langsung menyerahkan bantuan bersama sesepuh Kemenag Sumbar, Mak Datuak Dalimi Abdullah. Bantuan yang dibawa merupakan gabungan dari Kemenag Sumbar dan dukungan pribadi Mak Datuak Dalimi.
Dalam kesempatan itu, mantan Kakanwil Kemenag dan mantan anggota DPR RI tersebut menyalurkan bantuan pribadi berupa uang tunai Rp7 juta dan sembako senilai Rp3 juta. Bantuan tersebut diterima di Posko Bencana Golodo Jorong Balai Belo.
“Mudah-mudahan bisa meringankan penderitaan sanak kito,” ujar Dalimi saat menyerahkan bantuan kepada warga.
Ia kemudian menyampaikan pesan agar masyarakat menjadikan bencana sebagai pengingat untuk memperbaiki hubungan dengan Allah serta menjaga lingkungan.
Menurutnya, bencana yang terjadi tidak terlepas dari kerusakan alam yang disebabkan berbagai aktivitas manusia.
“Allah senantiasa senang dan sayang kepada orang-orang yang sabar,” katanya.
Dalimi juga menegaskan pentingnya menghindari penebangan liar yang dapat memicu banjir dan longsor.
Ia mengajak warga kembali memperkuat aktivitas keagamaan dengan meramaikan masjid dan surau, sekaligus meningkatkan kepedulian sosial.
“Kami datang dengan hati yang suci untuk membantu meringankan beban masyarakat di sini,” tambahnya.
Kehadiran pimpinan dan tokoh Kemenag Sumbar di Balai Belo menjadi bagian dari rangkaian penyaluran bantuan untuk daerah terdampak bencana di Agam.
Wilayah Tanjung Raya menjadi salah satu kawasan yang mengalami kerusakan parah akibat banjir dan longsor yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan darurat warga sekaligus memberikan dukungan moral untuk memperkuat semangat masyarakat dalam menghadapi situasi pascabencana.(*)
Editor : Hendra Efison