Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Kampung Sawah Luak Gadang Galang Bantuan Korban Koto Kaciak dan Rikia

Silvina Fadhilah • Sabtu, 13 Desember 2025 | 19:30 WIB

Warga Kampung Sawah Luak Gadang Peduli Bencana menyalurkan bantuan ke Nagari Koto Kaciak dan Rikia, Kecamatan Tanjung Raya, Agam, Sabtu (13/12/2025).
Warga Kampung Sawah Luak Gadang Peduli Bencana menyalurkan bantuan ke Nagari Koto Kaciak dan Rikia, Kecamatan Tanjung Raya, Agam, Sabtu (13/12/2025).
PADEK.JAWAPOS.COM—Bencana galodo yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat masih menyisakan dampak serius bagi masyarakat terdampak.

Ratusan korban meninggal dunia, sementara sebagian warga kehilangan tempat tinggal dan harta benda akibat banjir bandang.

Sebagai bentuk kepedulian, warga Kampung Sawah Luak Gadang, Jorong II Balai Ahad, Lubuk Basung, bersama pemuda-pemudi setempat menggalang bantuan kemanusiaan untuk korban banjir bandang di Nagari Koto Kaciak dan Rikia, Kecamatan Tanjung Raya, Sabtu (13/12/2025).

Bantuan dikirim menggunakan satu unit bus yang diberangkatkan dari Posko Bantuan Pemuda-Pemudi Kampung Sawah Luak Gadang.

Posko tersebut menjadi pusat koordinasi pengumpulan donasi warga selama proses penggalangan berlangsung.

Dalam pengiriman itu, warga menyalurkan berbagai kebutuhan pokok, antara lain beras, minyak goreng, mi instan, gula, serta perlengkapan harian lainnya.

Selain kebutuhan pangan, sebanyak 24 kantong pakaian layak pakai juga diserahkan kepada warga terdampak.

RK 01 Kampung Sawah Luak Gadang, Jorong II Balai Ahad, Jefri Antoni, mengapresiasi kekompakan masyarakat, khususnya peran aktif generasi muda dalam aksi kemanusiaan tersebut.

“Kami sangat bangga dengan kekompakan pemuda-pemudi dan seluruh warga Kampung Sawah. Semua bergerak dengan hati untuk membantu saudara-saudara kita yang tertimpa musibah,” ujar Jefri.

Koordinator kegiatan, Bustamar, menjelaskan bahwa penggalangan dana dilakukan setelah melalui koordinasi bersama RK, ketua pemuda, dan Jorong II Balai Ahad. Aksi tersebut bertujuan membantu warga memenuhi kebutuhan dasar pascabencana.

“Selama tiga hari penggalangan dana, terkumpul dana sekitar Rp4.150.000. Dana itu langsung dibelanjakan untuk kebutuhan warga di Koto Kaciak dan Rikia,” kata Bustamar.

Selain dana, dukungan juga datang dari para perantau Kampung Sawah dalam bentuk pakaian layak pakai.

Bustamar memastikan pendistribusian bantuan dilakukan secara langsung oleh tim agar tepat sasaran. (CR1)

Editor : Hendra Efison
#Kampung Sawah Lubuk Basung #Bantuan korban galodo #Bantuan Kemanusiaan Sumatera Barat #banjir bandang Sumbar