Wali Nagari Bukik Batabuah, Firdaus, mengatakan seluruh atap rumah terdampak mengalami kerusakan berat.
“Peristiwa ini menyebabkan enam unit rumah mengalami kerusakan. Atap rumah habis total, sehingga rumah tidak layak ditempati,” ujarnya.
Enam pemilik rumah tersebut masing-masing bernama Netilia Erfi, Yulizarnis, Ratu Ayu, Sofinar, Zal, dan Nar.
Firdaus menyampaikan pemerintah nagari telah melakukan pendataan, pengamanan lokasi, dan penanganan darurat secara swadaya bersama masyarakat.
“Namun demikian, kami sangat berharap dukungan dan tindak lanjut dari Pemerintah Kabupaten Agam, khususnya melalui BPBD, untuk penanganan lanjutan serta bantuan bagi warga terdampak,” katanya.(rna)
Editor : Hendra Efison