Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Harga Pangan Agam Stabil, Cabai Rawit Turun dari Rp100 Ribu

Putra Susanto • Selasa, 20 Januari 2026 | 12:27 WIB
PASAR TRADISIONAL: Seorang ibu rumah tangga saat berbelanja kebutuhan dapur di pasar Tiku beberapa waktu lalu.(PUTRA/PADEK)
PASAR TRADISIONAL: Seorang ibu rumah tangga saat berbelanja kebutuhan dapur di pasar Tiku beberapa waktu lalu.(PUTRA/PADEK)

PADEK.JAWAPOS.COM-Harga sejumlah komoditas pangan di Kabupaten Agam terpantau relatif stabil sepanjang sepekan terakhir.

Namun, pergerakan harga cabai menjadi sorotan, terutama cabai rawit merah yang sempat menembus Rp 100 ribu per kilogram sebelum akhirnya turun signifikan.

Berdasarkan laporan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Agam, harga cabai rawit merah di Pasar Padangbaru Lubukbasung pada awal pekan lalu masih berada di kisaran Rp 100 ribu per kilogram.

Memasuki pertengahan hingga akhir pekan, harga berangsur turun dan pada Senin (19/1) tercatat Rp 85 ribu per kilogram.

“Harga cabai rawit memang sempat tinggi pekan lalu, namun sekarang sudah mulai turun dan cenderung stabil,” ujar Kepala DKPP Agam, Rosva Deswira, Senin (19/1).

Sementara itu, cabai merah keriting juga mengalami fluktuasi. Tengah pekan lalu harganya sempat melonjak dari Rp 40 ribu menjadi Rp 50 ribu per kilogram.

Namun sehari berselang kembali turun tajam ke Rp 35 ribu, sebelum naik lagi menjadi Rp 40 ribu per kilogram pada awal pekan ini.

Di sisi lain, harga komoditas pangan strategis lainnya relatif tidak mengalami perubahan berarti. Beras lokal varietas Kuriak Kusuik masih bertahan di harga Rp 18 ribu per kilogram, beras premium Rp 15.400 per kilogram, dan beras medium Rp 13 ribu per kilogram.

Harga bawang merah yang sempat naik ke Rp 45 ribu per kilogram pada pertengahan pekan, kembali turun ke Rp 35 ribu per kilogram. Bawang putih stabil di Rp 35 ribu per kilogram.

Daging sapi bertahan di Rp 140 ribu per kilogram, daging ayam ras Rp 80 ribu per ekor, dan telur ayam ras Rp 33.300 per kilogram.

Menurut Rosva, stabilitas harga pangan di Agam tidak terlepas dari pasokan yang masih mencukupi dan distribusi yang berjalan lancar. “Secara umum harga pangan masih terkendali.

Fluktuasi hanya terjadi pada beberapa komoditas hortikultura seperti cabai dan bawang,” katanya.

DKPP Agam memastikan akan terus melakukan pemantauan harian untuk menjaga stabilitas harga dan mengantisipasi lonjakan, terutama menjelang momen tertentu yang berpotensi meningkatkan permintaan masyarakat. (ptr)

Editor : Novitri Selvia
#DKPP Agam #Rosva Deswira #komoditas pangan #cabai rawit