Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Enam Jembatan Bailey–Armco Beroperasi, Mobilitas Warga Agam kembali Normal

Silvina Fadhilah • Sabtu, 31 Januari 2026 | 12:03 WIB

Jembatan Bailey Sungairangeh Nagari, Bayur salah satu dari enam jembatan bailey sudah difungsikan Jumat (30/1).
Jembatan Bailey Sungairangeh Nagari, Bayur salah satu dari enam jembatan bailey sudah difungsikan Jumat (30/1).
PADEK.JAWAPOS.COM—Sebanyak enam unit jembatan bailey dan armco yang dibangun untuk memulihkan infrastruktur pascabencana di Kabupaten Agam resmi dioperasikan. Peresmian dipusatkan di Sungairangeh, Nagari Bayua, Kecamatan Tanjungraya, Jumat (30/1).

Enam jembatan tersebut tersebar di tiga kecamatan. Di Kecamatan Tanjungraya dibangun satu jembatan bailey dan tiga jembatan armco, Kecamatan Matur satu jembatan bailey, serta Kecamatan Canduang satu jembatan bailey. Sebelumnya, satu unit jembatan armco di Kecamatan Malalak telah lebih dulu rampung, sehingga total jembatan yang telah dibangun dan difungsikan di Kabupaten Agam berjumlah tujuh unit.

Peresmian jembatan dilakukan oleh Kepala Staf Kodam (Kasdam) XX/Tanjungpura, Brigjen TNI Heri Prakosa Ponco Wibowo. Ia menyampaikan pembangunan jembatan tersebut merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya dalam masa pemulihan pascabencana.

”Ini menjawab apa yang disampaikan Bapak Presiden, bahwa negara harus hadir untuk rakyat. Kita ingin menunjukkan bahwa masyarakat tidak sendiri. Pemerintah hadir bersama rakyat untuk memulihkan infrastruktur yang terdampak bencana, termasuk jembatan-jembatan ini,” ujarnya.

Kasdam menambahkan, dengan tersambungnya kembali akses penghubung antarwilayah, diharapkan aktivitas masyarakat dapat kembali normal sehingga roda perekonomian terus berputar. Ia juga menyebutkan masih terdapat sejumlah titik jembatan dan infrastruktur lain yang akan dibangun ke depan, termasuk fasilitas pendidikan.

”Dengan akses yang kembali terbuka, masyarakat bisa beraktivitas seperti biasa. Gangguan akibat bencana yang terjadi beberapa waktu lalu, diharapkan kini dapat berangsur pulih,” katanya.

Kasdam juga turut mengapresiasi sinergitas antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat yang terjalin dalam percepatan pembangunan jembatan tersebut. Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Mhd Lutfi, menegaskan pembangunan jembatan tidak hanya bermakna sebagai pembangunan fisik, tetapi juga menjadi simbol bangkitnya harapan masyarakat pascabencana.

”Jembatan ini kembali menghubungkan aktivitas masyarakat. Anak-anak bisa kembali bersekolah dengan aman, petani dan pedagang dapat mengangkut hasil usahanya, serta layanan kesehatan dapat menjangkau warga tanpa hambatan. Akses ini sangat dibutuhkan untuk bangkit,” ujarnya.

Ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, mulai dari BNPB, TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga masyarakat yang terlibat langsung dalam proses pembangunan.

”Kerja cepat, koordinasi yang solid, dan kepedulian yang tulus menjadi bukti bahwa dalam situasi bencana kita tidak pernah berjalan sendiri,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat jembatan yang telah dibangun. Menurutnya, jembatan tersebut merupakan aset bersama sekaligus simbol perjuangan dan kebersamaan dalam melewati masa sulit pascabencana.

Dengan kembali terbukanya akses penghubung antarwilayah, ia berharap pemulihan ekonomi masyarakat dapat berlangsung lebih cepat, kehidupan sosial kembali normal, dan semangat kebangkitan semakin kuat.

Terpisah, Camat Tanjungraya Al Hafidh, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi atas rampungnya pembangunan jembatan tersebut. Ia menyebut jembatan yang dibangun merupakan sarana vital bagi mobilitas masyarakat.

”Kami mengucapkan terima kasih kepada BNPB, TNI, pemerintah daerah, serta seluruh pihak yang telah membantu. Alhamdulillah, sarana penghubung masyarakat kini kembali lancar. Aktivitas perekonomian, pertanian, serta pendidikan dapat berjalan normal kembali,” ujarnya.

Al Hafidh mengatakan jembatan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat karena menjadi akses utama transportasi untuk berbagai kepentingan.

”Jembatan ini benar-benar menjadi urat nadi masyarakat. Kami berharap fasilitas ini dijaga bersama agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” tutupnya. (*)

Editor : Eri Mardinal
#Jembatan Armco #Pemulihan Pascabencana #jembatan bailey #bnpb #agam #tni