Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Debutan SDN 21 Payakumbuh Sabet Emas Kejurda, Ghania Bidik O2SN

Adriyanto Syafril • Kamis, 30 April 2026 | 09:34 WIB
Ghania Syakirah, sang juara atletik dari SDN 21 Payakumbuh pada Kejurda Provinsi di Kota Bukittinggi, beberapa waktu lalu. (dok)
Ghania Syakirah, sang juara atletik dari SDN 21 Payakumbuh pada Kejurda Provinsi di Kota Bukittinggi, beberapa waktu lalu. (dok)

Penulis : Vivi Detika Hutria, S.Pd - Guru SDN 21 Payakumbuh

 

PAYAKUMBUH – Kejuaraan Daerah (Kejurda) Atletik tingkat provinsi menghadirkan kejutan dari Kota Payakumbuh. Seorang atlet muda dari SDN 21 Payakumbuh, Ghania, tampil mencolok dan berhasil meraih medali emas pada ajang tersebut.

Ghania, yang dikenal santun di lingkungan sekolah, tampil tanpa beban meski berstatus debutan. Ia menjalani Kejurda sebagai panggung perdana di kompetisi resmi, yang awalnya diharapkan hanya menjadi ajang menambah pengalaman bertanding.

Namun, jalannya lomba justru menunjukkan hal berbeda. Sejak peluit start dibunyikan, Ghania langsung melesat meninggalkan pesaingnya dengan teknik lari yang dinilai matang untuk usianya.

Langkahnya yang ringan namun bertenaga menjadi perhatian penonton. Hasil akhir pun mengejutkan, Ghania sukses mengamankan medali emas, capaian yang jarang diraih oleh atlet yang baru pertama tampil di level tersebut.

Prestasi ini membawa kebanggaan bagi SDN 21 Payakumbuh. Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan bakat di lingkungan sekolah mulai menunjukkan hasil nyata di tingkat kompetisi lebih tinggi.

Kepala SDN 21 Payakumbuh, Amperawati, S.Pd., mengaku haru atas capaian siswanya tersebut. Ia menyebut Ghania sebagai gambaran nyata dari semangat disiplin dan kerja keras yang selama ini ditanamkan di sekolah.

“Kami sangat bangga dan hampir tidak percaya dengan hasil ini. Ghania membuktikan bahwa dengan kemauan dan latihan disiplin, prestasi bisa diraih,” ujar Amperawati.

Pihak sekolah, lanjutnya, akan memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan karier olahraga Ghania. Penyesuaian fasilitas serta jadwal latihan akan diatur agar tetap seimbang dengan kegiatan akademik.

Menurut Amperawati, keberhasilan di Kejurda merupakan langkah awal. SDN 21 Payakumbuh kini mempersiapkan Ghania untuk menghadapi ajang berikutnya, yakni Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN).

“Ghania kini menjadi andalan utama kami untuk O2SN tingkat Kota Payakumbuh. Potensinya masih sangat besar untuk terus dikembangkan,” jelasnya.

Sekolah menargetkan Ghania mampu melangkah lebih jauh hingga ke tingkat nasional. Target tersebut dinilai realistis berdasarkan performa fisik dan catatan waktunya yang berada di atas rata-rata atlet seusianya.

Meski demikian, pihak sekolah menyadari persaingan di level nasional akan jauh lebih ketat. Dukungan moral dan materi pun disiapkan untuk mendampingi perjalanan atlet muda tersebut.

“Kami ingin membawa nama Payakumbuh, khususnya SDN 21, ke tingkat nasional. Kami akan terus mendukung Ghania,” tegas Amperawati.

Selain kemampuan teknis, Ghania juga dikenal memiliki sikap rendah hati. Karakter tersebut dinilai menjadi modal penting dalam menjaga konsistensi prestasi di masa mendatang.

Ke depan, Ghania akan menjalani latihan lebih intensif dengan fokus pada peningkatan teknik start dan daya tahan. Persiapan ini dilakukan untuk menghadapi kompetisi O2SN yang semakin dekat.

Prestasi Ghania diharapkan menjadi inspirasi bagi siswa lain di Payakumbuh untuk mengembangkan bakat mereka. Keberhasilannya membuktikan bahwa potensi besar dapat lahir dari lingkungan sekolah dengan dukungan yang tepat.(*)

Editor : Adriyanto Syafril
#Ghania Payakumbuh #Kejurda Atletik #SDN 21 Payakumbuh #O2SN