Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Enam Kebiasaan Pagi yang Bantu Jaga Kesehatan Mental

jpg • Sabtu, 18 Juli 2026 | 10:30 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.

PADEK.JAWAPOS.COM -- Rutinitas ya­ng dilakukan pada pagi hari tidak hanya memengaruhi pro­duktivitas, tetapi juga berperan penting dalam menjaga kesehatan mental dan emosional.

Sejumlah kebiasaan se­der­ha­na yang dilakukan secara konsisten diyakini dapat mem­bantu seseorang membangun ketahanan psikologis sehingga lebih siap menghadapi tekanan dan tantangan sehari-hari.

Dilansir dari YourTango, orang yang memiliki kondisi mental yang baik umumnya tidak memulai hari secara asal. Sebaliknya, mereka menjalankan rutinitas yang terstruktur untuk menjaga keseimbangan emosi, meningkatkan kepercayaan diri, serta membangun pola pikir yang lebih positif.

Berikut enam kebiasaan pagi yang dinilai dapat mendukung kesehatan mental me­nurut kajian psikologi.

1. Memaafkan Diri Sendiri atas Kesalahan Masa Lalu

Salah satu langkah penting untuk membangun mental yang sehat adalah berdamai dengan kesalahan yang pernah dilakukan.

Beban emosional yang te­rus dipendam dapat menghambat seseorang menikmati kehidupan saat ini. Karena itu, meluangkan waktu di pagi hari untuk menerima dan memaafkan diri sendiri dinilai dapat membantu mengurangi teka­nan batin.

Salah satu cara yang disarankan adalah menuliskan pengalaman atau keputusan yang masih disesali ke dalam jurnal, kemudian mencoba memahami alasan di balik keputusan tersebut tanpa terus menyalahkan diri sendiri.

Dengan memahami pe­nga­laman masa lalu secara lebih objektif, seseorang dapat membangun penerimaan diri yang lebih baik.

2. Menuliskan Hal-Hal Po­sitif tentang Diri Sendiri

Kebiasaan berikutnya ada­lah membuat daftar mengenai kelebihan, pencapaian, maupun sifat positif yang dimiliki.

Aktivitas sederhana ini bukan bertujuan menumbuhkan sikap sombong, melainkan menjadi cara untuk mengingatkan diri bahwa setiap orang memiliki nilai dan kemampuan yang layak dihargai.

Ketika dilakukan secara rutin, kebiasaan ini dapat membantu meningkatkan rasa percaya diri sekaligus menjadi pengingat saat seseorang me­nghadapi keraguan terhadap dirinya sendiri.

3. Berhenti Mengejar Ke­sem­purnaan

Psikologi juga menekankan pentingnya menerima diri apa adanya.

Banyak orang terjebak da­lam tuntutan untuk selalu tam­pil sempurna, baik dari sisi fisik maupun pencapaian hidup. Padahal, standar yang terlalu tinggi sering kali justru menjadi sumber stres dan keke­ce­waan.

Belajar menerima ke­ku­rangan dan menunjukkan empati kepada diri sendiri menjadi langkah awal untuk membangun kesehatan mental yang lebih stabil.

Mental yang kuat bukan berarti tidak pernah gagal, melainkan mampu bangkit tanpa terus-menerus menghukum diri sendiri.

4. Menyelesaikan Satu Tu­gas yang Selama Ini Dihindari

Menunda pekerjaan sering kali menjadi sumber tekanan psikologis.

Karena itu, disarankan untuk memulai hari dengan me­nyelesaikan satu tugas yang selama ini terus ditunda. Bahkan, meluangkan waktu lima menit untuk memulai pekerjaan ter­sebut sudah dapat membantu mengurangi rasa cemas akibat beban yang menumpuk.

Menyelesaikan tugas yang se­­­­belumnya dihindari juga mem­berikan rasa lega dan me­ningkatkan motivasi untuk me­nyelesaikan pekerjaan lainnya.

5. Menerima Situasi yang Tidak Dapat Diubah

Kemampuan menerima kenyataan merupakan salah satu ciri individu yang memiliki ketahanan mental.

Menerima kondisi yang sedang dihadapi bukan berarti menyerah, tetapi memilih untuk memusatkan energi pa­da hal-hal yang masih bisa di­kendalikan.

Dengan memulai pagi me­lalui sikap menerima realitas secara objektif, seseorang dapat berpikir lebih jernih dan mengambil keputusan secara lebih rasional.

6. Membuat Komitmen ter­hadap Tujuan yang Bermakna

Rutinitas pagi juga dapat dimanfaatkan untuk menetapkan satu tujuan yang ingin dicapai pada hari itu.

Menurut psikologi, memiliki tujuan yang jelas dan bermakna mampu membangkitkan motivasi serta memberikan arah dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Komitmen tersebut tidak harus berupa target besar, tetapi sebaiknya cukup menantang sehingga mampu memacu semangat dan rasa percaya diri.

Membangun kesehatan men­tal tidak dapat dilakukan secara instan, melainkan melalui kebiasaan-kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten.

Enam rutinitas pagi tersebut dapat menjadi langkah awal untuk meningkatkan ke­sejahteraan emosional, memperkuat ketahanan diri, dan membantu seseorang me­ng­ha­­dapi berbagai tanta­ngan dengan lebih tenang.

Meski demikian, penting dipahami bahwa kebiasaan positif merupakan bagian dari upaya menjaga kesehatan men­tal sehari-hari dan bukan pengganti penanganan profesional. Apabila seseorang mengalami stres berkepanjangan, kecemasan berat, depresi, atau gangguan psikologis yang me­ng­ganggu aktivitas, disarankan untuk berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater agar mendapatkan penanganan ya­ng tepat. (jpg)

 

Editor : Adriyanto Syafril
kesehatan mental