Tabrakan beruntun yang menyebabkan delapan korban terluka itu, terjadi di Jalan Raya Bukittinggi-Padang, persisnya di Jorong Sungaibuluah, Nagari Cingkariang, Kecamatan Banuhampu, Kabupaten Agam. Kemacetan panjang mewarnai penyelamatan korban, termasuk proses evakuasi kendaraan yang terlibat.
”Dari sejumlah korban laka itu, ada empat orang yang dibawa ke IGD RSAM Bukittinggi. Alhamdulillah, setelah mendapat tindakan dan perawatan, tiga orang diperbolehkan pulang.
Namun, satu orang harus menjalani perawatan rawat inap di ruang bedah,” ujar Murshalman Chaniago, Kasubag Humas RSAM Bukittinggi, kemarin (19/9) sore.
Satu korban yang dirawat, sambung Murshalman, mengalami patah tulang di bagian kaki. Korban diketahui bernama Muhammad Rafki, 14. ”Alhamdulillah, kondisinya kini sudah stabil,” imbuh Murshalman yang akrab disapa Pak Cha itu.
Informasi dirangkum Padang Ekspres, kecelakaan bermula dari truk tronton yang datang dari arah Kota Padangpanjang menuju Kota Bukittinggi. Di lokasi kejadian, truk itu dilaporkan mengalami rem blong.
”Truk berusaha menghindari angkot yang berputar arah. Saat membanting stir ke kiri tidak bisa karena terhalang dinding. Sopir truk kehilangan kendali lalu membanting stir ke kanan. Karena rem blong truk menabrak sejumlah kendaraan yang terparkir termasuk yang datang dari arah berlawanan,” ujar Kapolsek Banuhampu, AKP M Rosidi diwawancara awak media di lokasi kejadian.
Sekretaris Nagari Cingkariang, Febbiadi Rahmat menyebut, sejumlah warung dan rumah warga turut mengalami kerusakan. Berdasar laporan yang dia terima, kecelakaan terjadi saat warga sekitar sedang menikmati sarapan pagi.
”Truk tronton dan satu mobil Avanza terseret masuk ke kolam ikan. Ada beberapa sepeda motor juga terserempet. Di lokasi kejadian ada warung tempat sarapan, banyak pembeli yang parkir motor di depan warung itu,” katanya.
Febbiadi bersyukur, kecelakaan itu tidak menimbulkan korban jiwa. Ditanyakan kondisi warga yang ramai di lokasi kejadian, Febbiadi menyebut, ada satu remaja yang menjadi korban dan mengalamai patah kaki.
”Alhamdulillah tidak ada yang meninggal dunia. Malang sekejap mata, ada warga kami yang tertabrak. Nama korban Muhammad Rafki. Dia sedang duduk di sekitar tempat pangkas rambut sepulang sekolah. Korban terserempet salah satu kendaraan yang ditabrak truk itu,” katanya.
Agar persitiwa ini tidak terulang, Febbiadi berharap, pemerintah dan instansi terkait menambah rambu-rambu lalu lintas di sepanjang jalan raya tersebut.
”Beruntung tidak ada korban yang meninggal dunia. Terima kasih untuk warga sekitar yang turut membantu proses evakuasi korban. Semoga ke depan pengendara berhati-hati, sebab di jalur itu ramai warga beraktivitas,” pungkasnya.
Pihak Kepolisian Resort Bukittinggi merilis total kerugian sementara ditaksir Rp 500 juta. Rentetan kendaraan yang terlibat di antaranya, satu unit Minibus PO Tanjung Jaya rusak parah dan masuk ke sawah, satu unit Bus Melsi mengalami ringset bagian belakang, satu mobil sedan Lancer berwarna kuning mengalami ringset bagian bodi sebelah kanan, satu unit minibus Kijang LGX Hijau mengalami kerusakan bodi sebelah kanan.
Lalu, satu unit Toyota Avanza putih yang diseret truk tonton hingga masuk kolam ikan mengalami kerusakan parah. Tiga unit sepeda motor terserempet, satu di antaranya mengalami rusak berat. (ryp) Editor : Novitri Selvia