Didampingi Area Sales Manager Paragon Sumbar Jambi Hasnel, Miftah juga membolak-balik halaman koran Padang Ekspres terbitan Ahad dan Laman Guru. Dia juga mengapresiasi Padang Ekspres yang menerbitkan karya-karya berbahasa Minang. Ini bagian besar menjaga bahasa ibu. ”Kita juga punya Wardah Inspiring Teacher,” ungkap Miftah.
Sambil menikmati kopi di food court rest area INS Kayutanam, Direktur Padang Ekspres Mhd Nazir Fahmi berterima kasih atas apresiasi dari Paragon Corp. ”Kami siap menjadi mitra usaha Paragon di Sumatera Barat. Banyak kegiatan bisa dilaksanakan dengan berkolaborasi,” kata Nazir didampingi Pemimpin Redaksi Revdi Iwan Syahputra, Manager EO Dicky Junaidi dan Redaktur Pinto Janir.
Padang Ekspres, kata Nazir ingin maju bersama-sama mitra. ”Kita ingin Wardah, Emina, Kaft, Putri dan beberapa produk keluaran Paragon lainnya menjadi pemimpin pasar di Ranah Minang,” ujar Nazir.
Ranah Minang, ungkap Nazir, sangat beruntung dengan kehadiran Paragon Corp di Indonesia. Kucuran CSR sangat banyak ke ranah ini sebagai rasa cinta dan sayang founder Paragon Nurhayati Subakat. ”INS Kayutanam juga direvitalisasi oleh Wardah. Luar biasa sekarang perkembangannya,” kata Nazir.
Dalam Seminar Hari Guru Nasional, Paragon juga minta Mhd Nazir Fahmi menyampaikan materi menulis di koran. Ratusan guru yang hadir begitu tertarik menyimak paparan bagaimana menulis yang baik dan bisa menembus meja redaksi.
Para guru juga sangat tertarik dengan kehadiran Laman Guru yang terbit setiap Kamis. Banyak permintaan guru agar Padang Ekspres memberikan pelatihan ke sekolah.
”Kita sedang programkan programnya yang insya Allah akan bekerja sama juga dengan Paragon Corp,” ungkap Nazir di depan guru-guru yang begitu bersemangat. Nazir menyebutkan, pihaknya kini sedang berupaya membangun sebuah program untuk meningkatkan literasi guru di Sumbar.
”Kami punya program bernamanya Padek Institute. Bagaimana kita berkolaborasi dengan masyarakat termasuk guru-guru, untuk memberikan pelatihan-pelatihan tentang cara menulis dan literasi secara global. Di koran kami tersedia yang namanya Laman Guru, di sana guru dapat berkreasi melalui tulisan-tulisannya,” jelas Nazir. Bahkan, menurut dia, ada reward bagi tulisan terbaik yang dikirim oleh para pahlawan tanpa tanda jasa tersebut.
Perwakilan Dinas Pendidikan Sumbar, Abinul Hakim menilai, program yang dicanangkan Padang Ekspres ini dapat memberikan kontribusi terhadap misi pemerintah daerah meningkatkan kualitas sumberdaya manusia yang berpengetahuan, terampil dan berdaya saing.
”Pemprov menaruh perhatian lebih terhadap sektor pendidikan. Salah satu dari lima prioritas pembangunan Sumbar dalam RPJMD 2019-2023, yaitu peningkatan dan pemenuhan akses pendidikan diarahkan kepada pemberian beasiswa bagi lulusan SMA/SMK berprestasi dari keluarga kurang mampu. Tentunya, siswa-siswi berprestasi ini akan lahir dari tempaan guru-guru yang berkualitas,” ujarnya.
Saat ini, tambah dia, Sumbar memiliki 20.208 guru yang bertanggung jawab terhadap 249.295 siswa tersebar di 19 kabupaten/kota. Untuk itu dibutuhkan tekad yang kuat, kerja sama semua stakeholder, dan partisipasi aktif masyarakat dalam membantu guru menyelamatkan generasi penerus bangsa dari kebodohan.
Sementara EVP and CAO Paragon Technology and Innovation Miftahuddin Amin dalam kesempatan itu menyampaikan dukungan Paragon untuk pendidikan Indonesia. Paragon secara konsisten aktif terlibat dalam mengembangkan ekosistem pendidikan berkualitas.
”Salah satu fokus kami adalah mendukung pengembangan kompetensi guru. Sejak 2017 lalu Paragon menyelenggarakan program Wardah Inspiring Teacher. Hari ini Paragon senang sekali dapat bekerja sama dengan INS Kayutanam, Dinas Pendidikan Sumbar dan Padang Ekspres untuk acara seminar hari ini.” jelasnya.
Ketua Jaringan Semua Murid Semua Guru Ivan Ahda menganggap, pandemi Covid-19 sebagai sebuah momentum yang dapat dimanfaatkan guru untuk meningkatkan kompetensinya. Pasalnya, banyak perubahan pola mengajar saat ini dibandingkan era sebelum pandemi.
”Sejak pandemi hadir, terjadi migrasi besar yang dikenal dengan the great shitting, yaitu perpindahan dari satu kebiasaan ke kebiasaan lain, satu peradaban ke peradaban lain. Pergeseran ini menghadirkan era new normal, termasuk dalam dunia pendidikan. Guru harus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dalam waktu singkat, memikirkan model-model pembelajaran daring. Lalu, menyesuaikan metode dan substansi pembelajaran untuk memenuhi kebutuhan murid. Sekolah bisa menjadi semacam jembatan untuk mempelajari life skill,” ujarnya.
Life skill yang dimiliki guru berguna untuk memfungsikan pendidikan sesuai fitrahnya yaitu, untuk mengembangkan potensi peserta didik untuk menghadapi peranannya di masa datang.
Dengan penguasaan life skill, guru mampu mengaktualisasikan potensi peserta didik sehingga dapat memecahkan permasalahan yang dihadapi, mengembangkan potensi peserta didik untuk menghadapi perannya dimasa mendatang, dan membekali peserta didik dengan kecakapan hidup sebagai pribadi yang mandiri.
Salah satu hal paling mendasar dari life skill adalah kemampuan literasi. Guru dengan kemampuan literasi baik akan mampu untuk mengembangkan kemampuan berpikir potensi diri peserta didik agar dapat memecahkan problema kehidupan dengan konstruktif, inovatif dan kreatif. Sehingga dapat menghadapi realita kehidupan dengan baik.
Berbagi Ratusan Paket Sembako
Di Kabupaten Agam, PT Paragon Technology and Innovation menyerahkan bantuan 500 paket sembako untuk masyarakat kurang mampu di Kabupaten Agam. Ratusan paket Corporate Social Responsibility (CSR) Program Paragon itu diserahkan bersama Muhammadiyah dan pemerintah daerah setempat, Sabtu (27/11).
Head of Corporate Communication and CSR PT Paragon Technology and Innovation, Suci Hendrina mengatakan, Paragon berbagi sembako untuk memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat. Lewat kegiatan ini, Paragon berharap dapat meringankan beban masyarakat yang membutuhkan.
”Berbagi bantuan sembako kepada masyarakat salah satu wujud kepedulian Paragon, khususnya di masa pandemi saat ini,” ujar Suci Hendrina. Pembagian dilakukan pada dua titik lokasi masing-masing 250 paket sembako, terdiri dari beras, minyak goreng, gula, teh, alat kosmetik dan lainnya.
Khusus di Lubukbasung, pihaknya bersinergi dengan Pengurus Wilayah Muhammadiyah Sumbar dan kedua Mess Pemda Belakang Balok, Bukittinggi, Paragon bekerja sama denga Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Kabupaten Agam.
”Semoga dengan semakin banyaknya kolaborasi antara Paragon dengan komunitas, serta pemerintah daerah, dapat menebarkan kebermanfaatan lebih luas kepada masyarakat. Ke depan, akan ada empat kabupaten/kota lagi di Sumbar yang akan menjadi tempat kegiatan berbagi sembako,” ujar dia.
Ketua LKKS Kabupaten Agam, Yenni Andri Warman mengucapkan terima kasih kepada PT Paragon yang telah memberikan bantuan sembako kepada masyarakat. Ia berharap, ke depan Paragon dan Pemkab Agam tetap bekerja sama meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat, melalui penyaluran dana CSR. (cr3/ptr) Editor : Novitri Selvia