Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Kemiskinan Ekstrem Padang Turun Drastis, Andree Algamar: HUT Padang, Momen Berbenah

Eri Mardinal • Rabu, 7 Agustus 2024 | 12:30 WIB

Andree Algamar. (Jawapos)
Andree Algamar. (Jawapos)

PADEK.JAWAPOS.COM-Kota Padang hari ini merayakan ulang tahunnya yang ke-355. Usia yang cukup matang untuk sebuah kota yang terus berkembang dan berinovasi. Sepanjang perjalanan sejarahnya, Kota Padang telah banyak menorehkan prestasi membanggakan di berbagai bidang.

Keberhasilan itu, tidak lepas dari kontribusi seluruh lapisan masyarakat, mulai dari pemerintah, swasta, hingga masyarakat akar rumput. Kolaborasi yang kuat inilah yang menjadikan Padang semakin maju dan sejahtera.

Pj Wali Kota Padang Andree Algamar mengatakan, Kota Padang telah berhasil mewujudkan visi pembangunan Kota Padang tahun 2005-2025 yakni, “Terwujudnya masyarakat madani yang berbasis industri, perdagangan dan jasa yang unggul dan berdaya saing tinggi dalam kehidupan perkotaan yang tertib dan teratur”, yang dilaksanakan melalui 7 misi pembangunan dan 10 sasaran pokok daerah.

Dengan capaian indikator makro pembangunan telah baik seperti capaian pada laju pertumbuhan ekonomi, IPM, angka pengangguran, tingkat kemiskinan, dan ketimpangan ekonomi.

“Alhamdulillah di tahun 2023, berdasarkan data dari satuan tugas pengelola data percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, kita dapat menurunkan jumlah kemiskinan ekstrem dari 6.340 jiwa menjadi 1.490 jiwa atau turun sebanyak 4.850 jiwa, jika dibandingkan dengan jumlah kemiskinan ekstrem tahun 2022,” ujar Andree.

Jika diestimasi tingkat kemiskinan ekstrem Kota Padang hanya tinggal 0,15 %. “Dan hal ini perlu kita memberikan perhatian khusus untuk menghapus kemiskinan ekstrem di akhir tahun 2024 ini,” tuturnya.

Pelaksanaan percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem secara tepat sasaran telah dilakukan melalui strategi kebijakan yang meliputi, pengurangan beban pengeluaran masyarakat, peningkatan pendapatan masyarakat dan penurunan jumlah kantong-kantong kemiskinan, terbukti sangat efektif menurunkan jumlah kemiskinan ekstrem di Kota Padang.

Hal ini juga diperkuat dari program-program pronangkis yang diampu oleh 12 OPD dan bantuan-bantuan lain yang berasal dari CSR dan Baznas. Atas keberhasilan tersebut, Kota Padang diberikan penghargaan oleh pemerintah pusat berupa insentif fiskal sebesar Rp 5,3 miliar atas kinerja penanggulangan kemiskinan ekstrem di Kota Padang.

Oleh karena itu, program yang berkaitan dengan akses ekonomi kepada masyarakat miskin dan pengendalian inflasi menjadi prioritas utama. Di samping target-target pembangunan yang sudah ditetapkan sampai tahun 2025 harus dipastikan dapat tercapai, terutama yang berkaitan dengan visi Kota Padang sebagaimana yang tertuang dalam RPJPD Kota Padang tahun 2005-2025.

Andree menambahkan, momentum peringatan hari jadi Kota Padang ini selalu dimanfaatkan Pemko Padang untuk terus berbenah dan memperbaiki diri demi kemajuan daerah dan kesejahteraan warganya. Hari Jadi ke-355 ini, Pemko Padang mengangkat tema “Sinergitas Blue Economy and Green Economy”.

Dipilihnya tema tersebut menunjukkan komitmen Pemko Padang untuk bersinergi dengan seluruh elemen untuk meningkatkan perekonomian di bidang kemaritiman. Dan juga untuk meningkatkan kesejahteraan dan kesetaraan sosial masyarakat dan mengurangi risiko kerusakan lingkungan.

“Mimpi bersama kita mewujudkan Padang maju dan sejahtera tidak akan pernah tercapai jika hanya dikerjakan oleh pemerintah saja. Peran serta dan kepedulian seluruh lapisan masyarakat, DPRD dan stakeholder terkait lainnya untuk menjaga pembangunan ini, sangat diharapkan. Untuk itu, mari kita saling bersinergi untuk pencapaian target pembangunan Kota Padang ke depannya,” bebernya. (eri)

Editor : Novitri Selvia
#kemiskinan ekstrem #hut kota padang #andree algamar