Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Bila Tol Terkendala, Sutan Riska Usul Feeder Tol Dharmasraya - Rengat Riau

Zulfia Anita • Kamis, 17 Oktober 2024 | 09:58 WIB
SILATURAHMI: Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan berdiskusi dengan jajaran pimpinan Padang Ekspres di ruang kerjanya, Pulaupunjung, kemarin (16/10). (ZULFIA ANITA/PADEK)
SILATURAHMI: Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan berdiskusi dengan jajaran pimpinan Padang Ekspres di ruang kerjanya, Pulaupunjung, kemarin (16/10). (ZULFIA ANITA/PADEK)

PADEK.JAWAPOS.COM-Belum jelasnya kelanjutan pembangunan jalan tol Padang-Pekanbaru selepas pengerjaan sesi I Padang-Sicincin yang hampir tuntas, memang melahirkan keprihatinan banyak kalangan.

Umumnya berharap, pembangunan jalan tol Padang-Pekanbaru tetap berjalan sampai tuntas sesuai perencanaan.

“Namun, kalaupun tidak tuntas dalam waktu dekat, minimal pembangunan feeder tol atau sayap jalan tol untuk Dharmasraya-Rengat Riau dan Riau-Kelok Sembilan, bisa digerakan,” harap Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan kepada Padang Ekspres di ruang kerjanya, Pulaupunjung, kemarin (16/10).

Bila kedua feeder itu tuntas, Sutan Riska meyakini bisa berdampak besar kepada Sumbar secara umum. Ekonomi masyarakat yang didominasi pelaku UMKM bisa bergerak. Selain itu, keorisinilan alam Sumbar pun bisa terjaga. Sektor pariwisata pun bisa lebih berkembang.

“Kita tinggal memperlebar ruas jalan dari Dharmasraya sampai Kelok Sembilan. Sebaiknya dua jalur. Hal ini dirasa lebih memungkinkan dilakukan, sehingga akses transportasi bisa lebih lancar. Seperti apa dilakukan pemerintah Malaysia, membangun jalan menuju Genting Highlands, dua jalur,” ujar politisi PDIP ini.

Khusus Dharmasraya, diakui Sutan, keberadaan feeder tol itu sangat ditunggu-tunggu. Feeder tol ini membuka akses Dharmasraya dan sejumlah kabupaten dan kota di tengah Sumatera ke tol trans Sumatera di lintas timur yang melalui Rengat.

Selain itu, waktu tempuh menuju Jakarta terpangkas hingga 11 jam. “Bila sekarang butuh waktu 24 jam. Bila feeder tol ini selesai dan tol tersambung dari Rengat hingga Lampung, hanya butuh waktu 13 jam,” kata dia.

Pemkab Dharmasraya sendiri, tambah dia, sudah mengajukan usulan itu ke Kementerian PUPR sejak tahun lalu. Namun, sejauh ini masih dalam tahapan pengkajian.

Dia berharap, pembangunan feeder tol itu bisa disegerakan. “Jelas, kita berharap feeder tol itu bisa direalisasikan, mengingat dampak positif yang diterima daerah,” ujar dia.

Dalam kesempatan yang turut dihadiri Kadis Kominfo Dharmasraya Rovanly Abdam itu, Sutan Riska juga berharap pelaksanaan pilkada 2024 bisa berjalan dengan aman dan lancar.

Di Dharmasraya, hanya satu pasangan calon bertarung melawan kotak kosong. “Kita mengimbau masyarakat terus menjaga keamanan dan kedamaian jelang pilkada ini,” ujar dia.

Dalam kesempatan itu, Dirut Padang Ekspres Mhd Nazir Fahmi didampingi Pemred Rommi Delfiano dan Manager Sirkulasi/Koran Dicky Junaidi, mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan Pemkab Dharmasraya selama ini. Dia berharap, kerja sama ini bisa ditingkatkan tahun 2025 mendatang.

“Kita jelas berharap, kerja sama sudah terbangun selama ini, bisa lebih ditingkatkan lagi. Bagaimanapun dukingan pemerintah daerah, sangat berarti dalam keberlanjutan bisnis media di Sumbar,” ujar Mhd Nazir Fahmi. (ita)

Editor : Novitri Selvia
#Tol Dharmasraya #Sesi I Padang-Sicincin #Sutan Riska Tuanku Kerajaan #Pemkab Dharmasraya #tol padang-pekanbaru #Tol Sumbar