Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Kinerja PT BPR Mutiara Pesisir: Kredit Tumbuh 33,72%, Laba Tumbuh 40,60%

Admin Padek • Senin, 12 Februari 2024 | 09:09 WIB
M Abri Syani dan Sri Mulyani.
M Abri Syani dan Sri Mulyani.
PT BPR Mutiara Pesisir kembali mampu mencatatkan kinerja positif. Tahun buku 2023, seluruh indikator usaha mampu bertumbuh double digit. Total asset tercapai Rp39,72 miliar, realisasi kredit tercapai Rp30,30 miliar, Dana Pihak Ketiga (DPK) terhimpun sebanyak Rp26,41 miliar dan laba bersih usaha Rp703 juta. Seluruh indikator ini bertumbuh double digit secara year on year (y-o-y).

Laporan, Two Efly, Tiku

Tahun buku 2023 PT BPR Mutiara Pesisir kembali berhasil menorehkan catatan positif atas kinerja usahanya. Selain asset yang bertumbuh, kualitas aktiva produktifnya (KAP) juga kian membaik.

Hingga akhir tahun 2023 tercatat seluruh indicator usaha mampu tercapai melampaui target dan mampu mencatatkan pertumbuhan usaha doble digit.

“Alhamdulillah tahun 2023 ini kita masih mampu mencatatkan kinerja yang positif. Total asset tercapai Rp39,7 miliar, realisasi kredit tercapai Rp30,3 miliar, dana pihak ketiga (DPK) terhimpun sebanyak Rp26,4 miliar dan laba bersih usaha Rp703 juta atau bertumbuh 40,6 persen secara year on year," ujar Direktur Utama PT BPR Mutiara Pesisir Sri Mulyani didampingi Direkturnya M Abri Syani kepada Padang Ekspres kemarin.

Menurut Sri Mulyani, mampunya PT BPR Mutiara Pesisir mencatatkan kinerja positif tak terlepas dari kerja keras dari team work di lapangan. Baik dalam menghimpun dana (DPK) maupun dalam mendistribusikan Kredit. Disamping itu, divisi support juga turut berkontribusi memaksimalkan tata kelola biaya sehingga kinerja usaha berjalan dengan efisien dan efektif.

Asset dan Dana
Hingga akhir tahun 2023 tercatat total asset yang mampu dicatatkan oleh PT BPR Mutiara Pesisir sebanyak Rp39,7 miliar. Realisasi asset ini tercapai melampaui target Rencana Bisnis Bank dan bertumbuh sebesar 27,84 persen secara year on year.

Bertumbuhnya asset doble digit tentulah tak terlepas dari kian membaiknya kinerja dana pihak ketiga dan realisasi kredit. Sepanjang tahun 2023 tercatat total dana pihak ketiga yang mampu dihimpun Rp26,4 miliar atau tumbuh 13,98 persen dibandingkan total dana pihak ketiga tahun 2022.

Dari dua produk penghimpun dana, kedua sama-sama berkontribusi pertumbuhan. Total dana tabungan yang mampu dihimpun hingga akhir tahun 2023 tercatat Rp17,5 miliar atau tumbuh 18,46 persen secara year on year. Sementara itu dana deposito yang mampu dihimpun hingga akhir tahun 2023 sebanyak Rp 8,83 miliar.

“Dari sisi dana, kita mengalami pertumbuhan, sebaliknya dari beban bunga justru tahun 2023 PT BPR Mutiara Pesisir mengalami penurunan beban bunga sebesar -1,39 persen”, ujar Sri Mulyani

Kredit dan Pendapatan

Pencapaian yang tak kalah menariknya justru terlihat dari kinerja kredit. Hingga akhir tahun 2023 PT BPR Mutiara Pesisir mampu merealisasikan kredit sebanyak Rp30,3 miliar. Realisasi kredit ini bertumbuh dengan nominal Rp7,6 miliar atau tumbuh sebesar 33,7 persen secara year on year.

Berhasilnya PT BPR Mutiara melakukan ekspansi kredit tentulah bermuara pada pendapatan. Pendapatan bunga yang mampu dicatatkan sampai akhir tahun sebesar Rp5,3 miliar dan pendapatan lainnya sebesar Rp228 juta. “Total pendapatan yang mampu kita bukukan selama tahun 2023 tercatat sebanyak Rp5,5 miliar atau bertumbuh 20,4 persen secara year on year.

NPL, BOPO dan Laba

Selain membaik secara kinerja asset, PT BPR Mutiara Pesisir 2023 juga terpantau membaik secara kualitas usaha. Buktinya kualitas aktiva produktif jauh lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Dari kualitas kredit terlihat rasio kredit bermasalahnya lebih baik dibandingkan tahun tahun sebelumnya. Per 31 Desember 2023 tercatat ratio Non Performance Loan nett sebesar 2,19 persen.

Begitu juga dari sisi tata kelola biaya. Hingga akhir tahun 2023 tercatat rasio biaya operasional berbanding pendapatan operasional (BOPO) sebesar 81,80 persen. Realisasi rasio BOPO juga menurun drastis dibandingkan capaian BOPO 2022.

“Asset yang bertumbuh, realisasi kredit yang meningkat, capaian NPL yang kian mengecil dan BOPO yang menyusut inilah berdampak positif pada kinerja laba. Per 31 Desember 2023 tercatat laba bersih usaha yang mampu dibukukan sebesar Rp703 juta. Realisasi laba ini bertumbuh sebesar 40,60 persen secara year on year," ujar Sri Mulyani dan M Abri Syani.

Dari data yang dimiliki Padang Ekspres, PT BPR Mutiara Pesisir merupakan salah satu BPR yang beroperasional di wilayah Kabupaten Agam. BPR ini dalam menjalankan operasionalnya lebih banyak bermitra dengan masyarakat di kawasan pesisir.

Pasar yang tersegmented inilah membuat BPR Mutiara Pesisir sedikit berbeda dibandingkan BPR lainnya di Sumbar. Selain segmented, BPR Mutiara Pesisir juga menjadi mitra strategis Kementrian Kelautan dan Perikanan RI dalam program pemberdayaan masyarakat pesisir.

“Atas nama manajemen kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh stake holder. Semoga di tahun 2024 ini PT BPR Mutiara Peisisir bisa kembali menorehkan kinerja positif," tukas Sri Mulyani.(*) Editor : Admin Padek
#M Abri Syan #sri mulyani #BPR Mutiara Pesisir #Kinerja BPR 2023