PLN IP UBP Teluk Sirih Gaungkan Semangat Pelestarian Budaya Lewat Peringatan Hari Kebaya Nasional 2025
Novitri Selvia• Senin, 28 Juli 2025 | 13:05 WIB
BANGGA: Beberapa Srikandi PLN IP UBP Teluk Sirih berfoto mengenakan kebaya memperingati Hari Kebaya Nasional 2025, beberapa waktu lalu.(PLN FOR PADEK)
PADEK.JAWAPOS.COM-Dalam rangka memperingati Hari Kebaya Nasional 2025 yang mengusung tema “Bangga Berkebaya”, serta menyambut semarak Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Teluk Sirih turut berpartisipasi aktif dalam kampanye budaya nasional tersebut.
Kegiatan ini menjadi bentuk nyata komitmen perusahaan dalam melestarikan budaya bangsa sekaligus mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk lebih mencintai warisan budaya Indonesia.
Dalam peringatan yang berlangsung pada Rabu (24/7), para pegawai perempuan di lingkungan PLN IP UBP Teluk Sirih mengenakan kebaya sebagai simbol kebanggaan terhadap budaya Nusantara.
Kehadiran mereka dalam balutan kebaya tak hanya menjadi representasi keanggunan perempuan Indonesia, tetapi juga sebagai upaya konkret dalam menggaungkan semangat pelestarian budaya, khususnya kepada generasi muda.
Manager PLN IP UBP Teluk Sirih, Lufti Nul Hakim, menyampaikan bahwa kebaya bukan sekadar pakaian tradisional, namun merupakan simbol nilai-nilai luhur bangsa yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.
Lebih lanjut, Lufti menegaskan bahwa pembangunan berkelanjutan tak hanya berkaitan dengan aspek energi hijau, namun juga mencakup pelestarian identitas bangsa melalui budaya.
“Kebaya adalah simbol budaya dan identitas perempuan Nusantara. Hari Kebaya Nasional ini adalah pengingat bagi kita semua untuk tidak hanya memakai kebaya pada momen tertentu, tetapi menjadikannya bagian dari narasi kebudayaan yang hidup di tengah masyarakat modern,” ujar Lufti.
Peringatan Hari Kebaya Nasional 2025 ini juga menjadi bagian dari kampanye internal bertajuk “Bangga Berkebaya, Bangga Berbudaya” yang digaungkan oleh PLN IP UBP Teluk Sirih.
Kampanye ini merupakan wujud dari nilai-nilai yang diusung oleh BUMN. Yakni inklusif, nasionalis, dan berorientasi pada keberlanjutan budaya.
“Kami percaya bahwa pembangunan berkelanjutan bukan hanya soal energi hijau, tetapi juga tentang merawat identitas bangsa. Melalui pelestarian budaya seperti kebaya, kita bisa menciptakan kesadaran kolektif bahwa budaya adalah kekuatan bangsa,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, PLN IP UBP Teluk Sirih berharap dapat mendorong kesadaran lebih luas akan pentingnya menjaga dan menghargai warisan budaya sebagai identitas bangsa, sekaligus menjadikan kebaya bukan hanya simbol masa lalu, tetapi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia masa kini dan masa depan.(cr1)