Selama hampir dua dekade perjalanan, UUS Bank Nagari terus menunjukkan komitmen memberikan layanan perbankan syariah yang amanah, inovatif, dan berorientasi pada keberkahan umat.
Direktur Utama Bank Nagari, Gusti Chandra mengatakan, perjalanan panjang UUS Bank Nagari ini ditandai dengan sederet pencapaian kinerja yang solid. Peringkat dan penghargaan yang berhasil diraih dalam beberapa tahun terakhir menjadi bukti nyata kiprah UUS Bank Nagari sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi syariah di Sumatera Barat.
Ia menambahkan, hingga Agustus 2025, UUS Bank Nagari mencatatkan total aset sebesar Rp 6,47 triliun, tumbuh 5,97% dibandingkan posisi Desember 2024. Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp 4,96 triliun, meningkat 4,71% dari Desember 2024.
Sementara itu, pembiayaan yang disalurkan tumbuh 11,41% menjadi Rp 4,50 triliun, mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap produk syariah Bank Nagari.
Dari sisi laba, UUS Bank Nagari membukukan keuntungan Rp 125,54 miliar per Agustus 2025, tumbuh signifikan 15,57% secara bulanan. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh penyaluran pembiayaan produktif dan konsumtif yang seimbang, serta kontribusi dari program unggulan seperti Tahari Muda, Tabungan Sikoci Umroh, Tabungan Sikoci Qurban, hingga Nagari Digital Masjid (NDM).
Capaian kinerja ini juga mengantarkan UUS Bank Nagari memperoleh pengakuan di tingkat nasional. Dalam Rating Unit Usaha Syariah Bank Umum Tahun 2025 versi Infobank, UUS Bank Nagari berhasil meraih predikat “sangat bagus” dan menempati posisi puncak nasional untuk kategori UUS dengan aset Rp 5 triliun hingga di bawah Rp 10 triliun.
Pencapaian ini diperkuat oleh kinerja tahun 2024, di mana UUS Bank Nagari mencatatkan laba bersih Rp 194,59 miliar (tumbuh 17,81% yoy), pembiayaan Rp 4,04 triliun (naik 18,62%), DPK Rp 4,74 triliun (tumbuh 27,77%), dan total aset Rp 6,11 triliun (naik 38,34%). Dengan skor total 90,30%, UUS Bank Nagari unggul dari UUS Bank Sumsel Babel dan UUS Bank Jateng dalam kategori yang sama.
Gusti menyampaikan, keberhasilan ini bukan hanya dilihat dari capaian angka, melainkan juga dari komitmen institusi dalam mendukung proses konversi Bank Nagari menjadi Bank Nagari Syariah penuh.
“Milad ke-19 ini adalah momentum bagi kita semua untuk memperkuat budaya Syariah First di setiap lini. Prestasi yang telah kita raih menunjukkan bahwa masyarakat Sumatera Barat semakin percaya pada layanan syariah. Insya Allah, ini menjadi modal besar bagi Bank Nagari dalam melangkah menuju konversi total menjadi Bank Nagari Syariah,” ungkap Gusti.
Direktur Kredit dan Syariah, Hafid Dauli menambahkan pentingnya penguatan basis pembiayaan syariah yang sehat dan produktif.
“Pertumbuhan pembiayaan yang mencapai lebih dari 11% menunjukkan bahwa UUS Bank Nagari tetap menjadi pilihan utama masyarakat. Kami akan terus fokus pada pembiayaan produktif, khususnya sektor UMKM, serta memperluas jangkauan layanan syariah melalui program-program inovatif seperti Nagari Digital Masjid dan agen literasi keuangan syariah,” jelasnya.
Sementara itu, Pemimpin Divisi Usaha Syariah, Heri Fitrianto menyebutkan bahwa keberhasilan ini adalah hasil kerja keras seluruh tim dan dukungan masyarakat.
“Kami akan terus memperkuat literasi, edukasi, dan inklusi keuangan syariah agar semakin banyak masyarakat yang mendapatkan manfaat dari layanan perbankan syariah Bank Nagari,” katanya.
Dengan memasuki usia ke-19, UUS Bank Nagari optimistis dapat semakin kokoh menghadapi tantangan industri perbankan, sekaligus menjadi lokomotif perbankan syariah yang inklusif, inovatif, dan berkelanjutan di Sumatera Barat.
Didukung oleh masyarakat, regulator, dan seluruh insan Bank Nagari, UUS menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan syariah terbaik serta berkontribusi nyata bagi perekonomian umat dan pembangunan daerah.
Dijelaskan, UUS Bank Nagari berdiri pada 28 September 2006. Sejak awal, UUS konsisten menghadirkan produk dan layanan sesuai prinsip syariah. Inovasi unggulan seperti Tahari Muda, Tabungan Sikoci Umroh, Tabungan Sikoci Qurban, hingga Nagari Digital Masjid (NDM) menjadi solusi modern yang mendukung literasi dan inklusi keuangan syariah di Sumatera Barat. (adt)
Editor : Adetio Purtama