Pembukaan kantor ini di Gedung Business Center UNP bertujuan utama untuk mempermudah akses mahasiswa, akademisi, dan pemangku kepentingan kampus serta masyarakat umum yang memerlukan layanan valuta asing.
Cabang baru ini diproyeksikan menjadi titik transaksi yang krusial, khususnya bagi mereka yang akan menempuh studi ke luar negeri.
Komisaris Utama PT Equator Valuta Asing, Heri Zulman, dalam sambutannya menegaskan kembali visi utama perusahaan.
"Visi kami adalah menjadi yang terbesar, terlekap, dan terpercaya. Untuk mempertahankannya, dibutuhkan usaha keras, kerja cerdas, dan tim yang solid," ujar Heri.
Keberhasilan perusahaan bertahan selama 39 tahun sejak cabang pertamanya di Bandara Tabing pada 1986, disebut Heri, tidak lepas dari kombinasi prinsip kerja keras, cerdas, kreatif, dan inovatif.
Selain aspek profesional, Heri menekankan pentingnya nilai-nilai spiritual dalam menjalankan bisnis.
Perusahaan mewajibkan seluruh pegawainya membaca Surah Yasin setiap pagi dan menyediakan Al-Qur'an beserta terjemahannya, serta hadis bisnis sebagai pedoman hidup dan kerja.
"Ini bukan sekadar formalitas, tetapi bagian dari prinsip kami yang mendukung pertumbuhan usaha dan menjaga keberkahan," tegasnya, seraya berharap nilai-nilai ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda.
Lokasi cabang di UNP dinilai sangat strategis. Posisi kantor yang berada di antara Bandara Internasional Minangkabau (BIM) dan pusat Kota Padang membuat masyarakat yang hendak bepergian ke luar negeri, termasuk ke Malaysia dan Singapura, kini tidak perlu lagi jauh-jauh mengakses kantor di pusat kota.
Untuk menjamin layanan, PT Equator Valuta Asing memastikan cabang UNP akan beroperasi setiap hari, termasuk hari libur nasional.
Fleksibilitas layanan dan harga yang kompetitif menjadi daya tarik tambahan untuk menjawab kebutuhan pelanggan secara mudah dan cepat.
Sejak awal, perusahaan juga berkomitmen pada transparansi dan profesionalisme, di mana setiap transaksi diawasi sesuai prosedur yang ketat dan dilaporkan ke Bank Indonesia (BI) guna menjamin legalitas.
Wakil Rektor II UNP, Remon Lapisa, menyampaikan apresiasi positifnya. Remon menilai kehadiran kantor penukaran valuta asing ini tidak hanya mempermudah akses layanan, tetapi juga membuka peluang baru bagi mahasiswa, staf, dan akademisi yang memiliki kebutuhan transaksi.
"Kami berharap kehadiran cabang ini dapat mendukung aktivitas internasional UNP, khususnya dalam hal mobilitas akademik dan studi mahasiswa di luar negeri," ungkap Remon.
Heri Zulman memaparkan rencana ekspansi pada tahun mendatang dengan pembukaan satu cabang tambahan. Sejumlah kader yang tengah menempuh pendidikan di luar negeri, seperti Mesir dan Jepang, dipersiapkan untuk mendukung rencana strategis perusahaan dalam mendatangkan valuta asing dan memperluas jaringan layanan internasional. (CC1)
Editor : Hendra Efison