Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Teknologi HPS Apical Hadir di Padang: Produksi Batik Kini Lebih Hemat Energi

Mengki Kurniawan • Rabu, 10 Desember 2025 | 19:43 WIB

Apical perkenalkan malam batik berbasis sawit HPS di Padang, hemat energi hingga 50 persen dan dorong perajin batik beralih ke bahan berkelanjutan.
Apical perkenalkan malam batik berbasis sawit HPS di Padang, hemat energi hingga 50 persen dan dorong perajin batik beralih ke bahan berkelanjutan.
PADEK.JAWAPOS.COM--Apical menggelar workshop malam sawit di Padangsche Spaarbank, Jl. Batang Arau, Padang Barat, Selasa (09/12/2025).

Kegiatan ini memperkenalkan penggunaan Hydrogenated Palm Stearin (HPS) sebagai bahan baku malam batik berbasis kelapa sawit.

HPS dipromosikan sebagai alternatif ramah lingkungan pengganti lilin parafin berbasis minyak bumi.

Bahan ini memiliki titik leleh lebih rendah, sehingga mampu mengurangi penggunaan energi hingga 50 persen dalam proses produksi batik.

Head of Corporate Communications Apical, Prama Yudha Amdan, menjelaskan bahwa HPS tidak hanya meningkatkan efisiensi energi, tetapi juga menghasilkan warna lebih tajam dan tekstur kain yang lebih baik. Teknologi ini telah digunakan komunitas pembatik Laweyan, Solo, sejak 2021.

Saat ini, sekitar 40 pengusaha batik di Laweyan telah beralih ke malam batik berbasis sawit yang diproduksi sesuai standar keberlanjutan RSPO (Roundtable on Sustainable Palm Oil).

Apical menargetkan perluasan penggunaan HPS ke berbagai daerah, termasuk Padang.

Di Padang, salah satu pengguna HPS adalah Batik Shanumesty, rumah batik yang berdiri sejak 2023.

Pemiliknya, Sekar Hanum Pramesty, menyebut HPS membuat proses produksi lebih efisien dan ramah lingkungan.

Batik Shanumesty dikenal dengan motif khas Minangkabau, termasuk motif “Kota Tua” yang menggambarkan ikon heritage Kota Padang.

Pimpinan PT Padang Raya Cakrawala, Dodi Saputra, menyatakan dukungan terhadap transformasi perajin batik menuju penggunaan bahan berkelanjutan.

Ia menilai penggunaan HPS turut mendorong pelestarian budaya sekaligus memperkuat ekonomi lokal.

Apical menyampaikan bahwa kerja sama dengan komunitas batik di Laweyan dan Padang merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung UMKM dan mendorong industri batik yang lebih ramah lingkungan.(CR3)

 

Editor : Hendra Efison
#batik Padang #UMKM batik Indonesia #HPS Apical #Hydrogenated Palm Stearin