Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Hotel Mercure Padang Raih Pengakuan Green Key, Bukti Nyata Operasional Ramah Lingkungan

Hendra Efison • Sabtu, 13 Desember 2025 | 12:59 WIB

Hotel Mercure Padang meraih sertifikat Green Key dari FEE sebagai pengakuan standar internasional atas praktik keberlanjutan dan pengelolaan ramah lingkungan hotel.
Hotel Mercure Padang meraih sertifikat Green Key dari FEE sebagai pengakuan standar internasional atas praktik keberlanjutan dan pengelolaan ramah lingkungan hotel.
PADEK.JAWAPOS.COM—Hotel Mercure Padang resmi meraih sertifikat Green Key, salah satu standar internasional tertinggi untuk praktik keberlanjutan di industri perhotelan. Penghargaan ini diumumkan pada Jumat (12/12/2025).

Sertifikat Green Key diberikan oleh Foundation for Environmental Education (FEE), organisasi non-profit internasional yang berfokus pada pendidikan dan keterlibatan lingkungan.

Sertifikasi ini diberikan kepada hotel yang memenuhi standar ketat pengelolaan ramah lingkungan dan operasional berkelanjutan.

Green Key merupakan label lingkungan global bagi fasilitas pariwisata, termasuk hotel dan resor, yang secara konsisten menerapkan praktik keberlanjutan dalam kegiatan operasionalnya.

General Manager Hotel Mercure Padang, Ferry Yudhi Iswoyo, mengatakan sertifikasi tersebut menjadi bukti komitmen hotel terhadap pengelolaan lingkungan.

“Sertifikat Green Key bukan hanya penghargaan, tetapi bukti nyata bahwa kami berkomitmen menjaga lingkungan sekaligus memberikan pengalaman menginap yang berkualitas dan berkelanjutan,” ujar Ferry saat konferensi pers, Jumat (12/12/2025).

Ia menjelaskan, proses memperoleh sertifikasi Green Key berlangsung sekitar satu tahun melalui serangkaian penilaian bertahap. Evaluasi dilakukan terhadap seluruh aspek operasional hotel.

“Setiap aspek dievaluasi, mulai dari efisiensi energi, penggunaan air, pengelolaan sampah, hingga edukasi bagi staf dan tamu,” katanya.

Menurut Ferry, hotel harus memenuhi 13 parameter standar Green Key yang mencakup manajemen lingkungan, pengelolaan energi dan air, pengurangan limbah, hingga tanggung jawab sosial terhadap komunitas lokal. Proses verifikasi independen dilakukan pada November 2025.

“Ada 13 parameter yang diverifikasi secara independen. Alhamdulillah, seluruh tahapan dapat kami penuhi hingga akhirnya mendapatkan sertifikat,” ujarnya.

Human Resource Manager Hotel Mercure Padang, Didi Prim Putra, menambahkan pengurangan limbah plastik sekali pakai menjadi salah satu fokus utama dalam pemenuhan standar Green Key.

“Kami tidak lagi menyediakan air minum dalam botol plastik di kamar. Sebagai gantinya, kami menyediakan karton cup ramah lingkungan dan dispenser air minum di setiap lantai,” jelas Didi.

Ia menyebut langkah tersebut dilakukan untuk tetap menjaga kenyamanan tamu sekaligus mengurangi dampak lingkungan dari operasional hotel.

Dengan pencapaian ini, Hotel Mercure Padang menjadi salah satu hotel di Sumatra Barat yang telah memenuhi standar internasional Green Key. Manajemen berharap langkah tersebut dapat mendorong praktik keberlanjutan di industri perhotelan daerah.(*)

Editor : Hendra Efison
#Keberlanjutan perhotelan #Hotel ramah lingkungan #Sertifikat Green Key #Hotel Mercure Padang