Rute baru tersebut menjadi tambahan akses transportasi udara menuju pesisir barat Sumatera sekaligus memperkuat konektivitas masyarakat lintas daerah.
Pembukaan rute diumumkan untuk mulai beroperasi pada 23 Januari 2026 dengan jadwal dua kali seminggu, yakni setiap Senin dan Jumat.
Rute Pekanbaru–Sibolga dilayani penerbangan IW-1234 yang berangkat pukul 10.25 WIB dan tiba pukul 11.40 WIB.
Sebaliknya, penerbangan IW-1235 dari Sibolga menuju Pekanbaru dijadwalkan berangkat pukul 12.05 WIB dan tiba pukul 13.30 WIB.
Bagi masyarakat Sibolga dan Tapanuli Tengah, rute ini memberikan kemudahan mobilitas untuk keperluan keluarga, layanan kesehatan, pendidikan, hingga kegiatan usaha dan distribusi logistik.
Akses udara yang lebih cepat juga membuka ruang percepatan pemulihan sosial dan aktivitas ekonomi.
Kehadiran jalur ini turut memberikan nilai tambah bagi Pekanbaru sebagai titik penghubung ke berbagai kota besar seperti Jakarta, Batam, Surabaya, Yogyakarta, hingga Kuala Lumpur.
Konektivitas tersebut memperluas peluang kerja sama antardaerah dan peningkatan arus wisatawan maupun pelaku usaha.
Wings Air menjelaskan rute baru ini memperpendek waktu tempuh antarwilayah yang sebelumnya bergantung pada rute transit melalui Kualanamu.
Dengan jalur langsung, masyarakat kini memiliki opsi perjalanan yang lebih praktis.
Penerbangan menggunakan pesawat ATR 72 dengan kapasitas 72 kursi kelas ekonomi.
Baca Juga: Porprov Sumbar 2026 Dihelat dengan Konsep Tuan Rumah Bersama, Anggaran Sudah Masuk APBD
Pesawat ini dinilai ideal untuk rute point to point dan sesuai untuk wilayah kabupaten, dengan tetap mengutamakan keselamatan dan kenyamanan penumpang.
Untuk kemudahan layanan, pelanggan dapat menggunakan aplikasi BookCabin untuk memesan tiket, mengatur perjalanan, melakukan check-in online, hingga memanfaatkan berbagai promo.
Dari sisi pengembangan daerah, rute Pekanbaru–Sibolga diharapkan meningkatkan kunjungan ke destinasi pesisir barat Sumatera, termasuk potensi wisata bahari, UMKM, dan ekonomi kreatif lokal.
Wings Air menilai konektivitas baru ini dapat memperkuat pertumbuhan sektor jasa dan pariwisata di Sibolga dan Tapanuli Tengah.(*)
Editor : Hendra Efison