Kinerja manajemen PT BPR LPN Padang Kuning pada tahun buku 2025 terpantau relatif stabil dan terus bertumbuh.
Total aset tercatat sebesar Rp19,96 miliar, realisasi kredit Rp14,45 miliar, dan dana pihak ketiga mencapai Rp14,12 miliar. Secara year on year, kinerja usaha ini mengalami pertumbuhan dibandingkan tahun 2024.
Laporan: Two Efly, Limapuluh Kota
Kerja tim PT BPR LPN Padang Kuning pada tahun buku 2025 masih mampu menjaga pertumbuhan usaha meskipun lajunya mulai melandai.
Sejumlah indikator usaha masih mencatatkan pertumbuhan, mulai dari aset, realisasi kredit, hingga dana pihak ketiga.
Baca Juga: Arsenal Menang 1-0 atas Sporting CP: Gol Havertz di Injury Time, Dowman Cetak Rekor Baru
“Alhamdulillah, pada tahun 2025 kami masih mampu menjaga pertumbuhan usaha, meskipun pertumbuhannya relatif melandai dibandingkan tahun sebelumnya. Total aset tercatat Rp19,96 miliar, realisasi kredit Rp14,45 miliar, dan dana pihak ketiga sebesar Rp14,12 miliar. Secara year on year, kinerja usaha ini tetap tumbuh dibandingkan tahun 2024,” ujar Plt Direktur PT BPR LPN Padang Kuning, Boy Noviarko, kepada Padang Ekspres, kemarin.
Menurut Boy Noviarko, secara agregat kinerja usaha masih berada dalam tren pertumbuhan positif.
Aset terus bertambah, realisasi kredit meningkat, dan dana pihak ketiga juga terus tumbuh.
Hal ini menjadi indikator bahwa BPR LPN Padang Kuning masih dipercaya publik sebagai lembaga untuk menempatkan dana maupun memperoleh pembiayaan usaha.
Baca Juga: Tekan Kecelakaan, KAI Sumbar Intensifkan Sosialisasi di 13 Titik Perlintasan
Aset dan Dana
Dari laporan keuangan publikasi tahun 2025, PT BPR LPN Padang Kuning tercatat memiliki aset sebesar Rp19,96 miliar. Capaian ini tumbuh 6,56 persen secara year on year.
Pertumbuhan usaha ini terutama ditopang oleh peningkatan kinerja kredit. Sementara itu, dana pihak ketiga juga mengalami pertumbuhan meskipun tidak sebesar kredit.
Total dana pihak ketiga yang berhasil dihimpun selama tahun 2025 mencapai Rp14,12 miliar atau tumbuh 1,81 persen secara year on year.
Dari dua produk penghimpun dana, keduanya sama-sama berkontribusi terhadap pertumbuhan.
Baca Juga: OJK: Sektor Keuangan RI Tetap Stabil di Tengah Gejolak Global
Produk tabungan berhasil menghimpun dana sebesar Rp11,74 miliar, meningkat dibandingkan tahun 2024.
Sementara itu, deposito tercatat Rp2,38 miliar atau tumbuh 10,18 persen secara year on year.
“Untuk pendanaan, kami lebih menitikberatkan pada dana tabungan. Langkah ini diambil untuk menekan dan mengendalikan cost of fund yang berpengaruh besar terhadap beban operasional,” jelas Boy Noviarko.
Kredit dan Pendapatan
Kinerja kredit PT BPR LPN Padang Kuning pada tahun 2025 juga mengalami pertumbuhan.
Total kredit yang disalurkan tercatat Rp14,45 miliar atau tumbuh 4,10 persen secara year on year.
Baca Juga: Harga Bahan Pokok di Padang Naik, Belanja Rp200 Ribu Kini Tak Cukup
Pertumbuhan kredit yang melandai turut diikuti dengan pertumbuhan pendapatan yang juga melandai.
Pendapatan bunga selama tahun 2025 tercatat sebesar Rp2,51 miliar, meningkat dibandingkan tahun 2024.
Sementara itu, pendapatan lainnya mencapai Rp240 juta atau tumbuh 37,14 persen secara year on year.
“Total pendapatan operasional yang mampu kami bukukan sepanjang tahun 2025 sebesar Rp2,75 miliar atau tumbuh 4,16 persen secara year on year,” tambah Boy Noviarko.
Tingkatkan Kualitas Kredit dan Kendalikan Biaya
Sesuai rencana bisnis bank tahun buku 2026, fokus kinerja diarahkan pada tiga hal utama.
Pertama, meningkatkan aset dengan mendorong pertumbuhan kredit dan dana pihak ketiga.
Hal ini penting karena merupakan fungsi utama perbankan sekaligus sumber utama pendapatan.
Kedua, peningkatan kualitas aktiva produktif, terutama kualitas kredit. Hal ini penting agar kredit yang disalurkan dapat optimal menghasilkan pendapatan bunga sebagai sumber utama pendapatan BPR.
Ketiga, pengendalian biaya operasional. Langkah ini diperlukan agar pendapatan dari penyaluran kredit tidak tergerus oleh peningkatan biaya.
Target dalam RBB, rasio BOPO diharapkan dapat ditekan hingga di bawah 90 persen.
“Ketiga langkah ini memang tidak mudah, namun harus kami lakukan demi menjaga keberlanjutan usaha. Kami membutuhkan dukungan dan kerja sama semua pihak. Terima kasih atas kemitraannya, dan semoga pada tahun 2026 PT BPR LPN Padang Kuning dapat tumbuh lebih baik lagi,” tutup Boy Noviarko.(*)
Editor : Hendra Efison