Pertumbuhan laba jauh melampaui pertumbuhan usaha. Hal ini terlihat pada kinerja PT BPR Mitra Usaha Muaro Paiti pada tahun buku 2025.
Total aset tercatat Rp13,41 miliar, realisasi kredit Rp6,90 miliar, dana pihak ketiga Rp10,59 miliar, dan laba bersih usaha meningkat dari Rp150 juta pada 2024 menjadi Rp227 juta pada 2025 atau tumbuh 50,33 persen secara year on year.
Laporan: Two Efly, Limapuluh Kota
Manajemen PT BPR Mitra Usaha Muaro Paiti berhasil menorehkan tren positif pada kinerja usaha sepanjang 2025. Seluruh indikator usaha menunjukkan pertumbuhan, mulai dari peningkatan aset, penyaluran kredit, hingga perolehan laba.
Baca Juga: Air Bah Terjang Padang Laweh Malalo, Warga Diminta Waspada Ancaman Galodo Susulan
“Alhamdulillah, tahun 2025 kami berhasil mencatatkan kinerja positif dengan pertumbuhan yang relatif baik. Total aset Rp13,41 miliar, kredit Rp6,90 miliar, dan dana pihak ketiga Rp10,59 miliar. Kualitas aktiva produktif juga membaik, yang bermuara pada peningkatan laba,” ujar Plt Direktur PT BPR Mitra Usaha Muaro Paiti, Darman Sahladi, kepada Padang Ekspres.
Menurut Darman Sahladi, perbaikan kinerja tersebut seiring meningkatnya fungsi intermediasi, baik dalam penghimpunan dana maupun penyaluran kredit, sesuai rencana bisnis bank (RBB) 2025.
Aset dan Dana
Berdasarkan laporan keuangan publikasi 2025, total aset mencapai Rp13,41 miliar atau tumbuh 4,87 persen, sesuai target RBB.
Pertumbuhan aset didorong oleh kinerja kredit dan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK). Total DPK tercatat Rp10,59 miliar, terdiri dari tabungan Rp9,66 miliar dan deposito Rp936 juta.
Baca Juga: Perbaikan Jembatan Rusak di Padang Dimulai 2026–2027, Kampung Tanjung Jadi Prioritas
“Untuk pendanaan, kami memaksimalkan tabungan guna menekan cost of fund dan menjaga rasio BOPO,” kata Darman.
Kredit dan Pendapatan
Kinerja kredit tergolong agresif. Hingga akhir 2025, kredit yang disalurkan mencapai Rp6,90 miliar atau tumbuh 15,77 persen secara year on year dan melampaui target RBB.
Pertumbuhan kredit berdampak pada peningkatan pendapatan. Pendapatan bunga kontraktual tercatat Rp1,75 miliar atau tumbuh 12,90 persen, sedangkan pendapatan lainnya Rp61 juta.
Secara keseluruhan, total pendapatan operasional mencapai Rp3,01 miliar atau tumbuh 5,84 persen, lebih tinggi dibandingkan kenaikan beban operasional.
Baca Juga: Tanamkan Budaya Selamat Sejak Dini, KAI Divre II Sumbar Gelar Edukasi “Sapa Sekolah” di SDN 04 Gaung
NPL, BOPO, dan Laba
Selain ekspansi, kualitas aktiva produktif juga membaik. Rasio Non Performing Loan (NPL) turun menjadi 0,22 persen, menunjukkan mayoritas kredit dalam kondisi lancar.
Rasio biaya operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) juga berhasil ditekan hingga 85,54 persen.
Kinerja tersebut berdampak pada peningkatan laba. Laba bersih usaha naik dari Rp150 juta pada 2024 menjadi Rp227 juta pada 2025 atau tumbuh 50,33 persen, sekaligus melampaui target dalam RBB.
Baca Juga: Bundo Kanduang Solok Studi Tiru ke Pariaman, Perkuat Kursus Pra-Nikah Berbasis Adat dan Agama
PT BPR Mitra Usaha Muaro Paiti merupakan salah satu BPR yang beroperasi di Kabupaten Limapuluh Kota. Dalam dua tahun terakhir, kinerja perseroan terus menunjukkan tren peningkatan dari sisi aset, kredit, dan laba.
“Terima kasih atas kerja keras seluruh tim. Semoga tren positif ini dapat terus dipertahankan,” tutup Darman Sahladi.(*)
Editor : Hendra Efison