PADEK.JAWAPOS.COM — Rendang Gadih kembali menggelar aksi sosial Jumat Berkah dengan membagikan 500 porsi rendang gratis kepada masyarakat di depan outlet kawasan Koto Nan 4, Kota Payakumbuh, Jumat (15/5).
Kegiatan itu menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya mempererat hubungan dengan masyarakat melalui tradisi kuliner Minangkabau.
“Alhamdulillah, tahun ini jumlah porsi yang dibagikan meningkat cukup signifikan dibanding pelaksanaan sebelumnya. Kami ingin pertumbuhan usaha Rendang Gadih juga memberi manfaat langsung kepada masyarakat melalui semangat berbagi,” ujar Komisaris PT Gadih Minang Anugerah, Drs. Syahrudin.
Baca Juga: 7.446 Tiket KA Minangkabau Ekspres Masih Tersedia, KA Pariaman Ekspres Sold Out saat Libur Panjang
Sejak pagi, suasana di lokasi kegiatan tampak ramai. Tim Rendang Gadih bersama warga mulai menyiapkan proses memasak rendang menggunakan kuali besar di area depan outlet.
Aroma rempah khas Minangkabau yang menyebar di sekitar lokasi menarik perhatian masyarakat dan pengendara yang melintas di ruas jalan utama kawasan tersebut.
Kegiatan masak besar itu merupakan pelaksanaan kedua setelah program serupa digelar pada Agustus 2025 lalu. Pada pelaksanaan perdana, Rendang Gadih membagikan sekitar 200 porsi rendang kepada masyarakat. Tahun ini, jumlah porsi meningkat hingga 500 paket yang dibagikan secara gratis usai salat Jumat.
Baca Juga: Koleksi Motion Wear Resmi Diperkenalkan Dauky di Padang, Ini Keunggulannya
Pembukaan acara dilakukan secara simbolis melalui prosesi penuangan bahan baku utama oleh Drs. Syahrudin bersama Dra. Anwida.
Setelah prosesi pembukaan, proses memasak berlangsung selama beberapa jam hingga rendang siap dikemas dan dibagikan kepada masyarakat.
Pantauan di lokasi, kegiatan berlangsung tertib meski berada di tepi jalan raya. Warga terlihat antusias mengikuti rangkaian acara dan mulai mengantre sejak sebelum pembagian dimulai.
Baca Juga: Gunung Marapi Erupsi Lagi, Tinggi Kolom Abu Teramati 500 Meter
Rendang yang telah dikemas kemudian dibagikan sekitar pukul 13.10 WIB atau setelah jamaah selesai melaksanakan salat Jumat.
Antusiasme masyarakat pada kegiatan tahun ini dinilai meningkat dibanding pelaksanaan sebelumnya. Selain jumlah porsi yang bertambah hampir tiga kali lipat, keberadaan Rendang Gadih juga semakin dikenal masyarakat sebagai salah satu usaha kuliner khas Minangkabau di Payakumbuh.
Menurut Syahrudin, kegiatan sosial tersebut tidak hanya menjadi agenda berbagi makanan, tetapi juga bagian dari upaya menjaga nilai kebersamaan di tengah masyarakat.
Baca Juga: Mengenal Band Modern Hardcore, FYRTH: Suarakan Amarah dan Realita Sosial dalam Musik Hardcore
Ia menyebut perusahaan ingin pertumbuhan usaha berjalan seiring dengan kontribusi sosial yang dirasakan masyarakat sekitar.
“Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan ke depan dengan skala yang lebih besar dan menjangkau lebih banyak masyarakat. Rendang bukan hanya soal makanan, tetapi juga bagian dari kebersamaan dan budaya Minangkabau yang ingin terus kami hadirkan di tengah masyarakat,” tutupnya. (*)
Editor : Tandri Eka Putra