Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Bangladesh Serap 81 Persen Ekspor Semen dan Klinker PT Semen Padang hingga Mei 2026

Hendra Efison • Jumat, 12 Juni 2026 | 15:22 WIB
Aktivitas pemuatan semen dan klinker untuk ekspor di fasilitas pelabuhan PT Semen Padang. Hingga Mei 2026, perusahaan mencatat ekspor sebesar 540.771 metrik ton ke sejumlah negara tujuan, dengan Bangladesh menjadi pasar terbesar. (Dok. PT Semen Padang)
Aktivitas pemuatan semen dan klinker untuk ekspor di fasilitas pelabuhan PT Semen Padang. Hingga Mei 2026, perusahaan mencatat ekspor sebesar 540.771 metrik ton ke sejumlah negara tujuan, dengan Bangladesh menjadi pasar terbesar. (Dok. PT Semen Padang)

PADEK.JAWAPOS.COM — PT Semen Padang terus memperkuat posisinya di pasar internasional. Sepanjang Januari hingga Mei 2026, perusahaan semen pertama di Asia Tenggara itu berhasil mengekspor semen dan klinker dengan total volume mencapai 540.771 metrik ton (MT) ke sejumlah negara tujuan.

Capaian tersebut menjadi indikator kuat bahwa produk PT Semen Padang masih memiliki daya saing tinggi di pasar global. Di tengah persaingan industri semen yang semakin ketat, perusahaan tetap mampu mempertahankan pelanggan internasional sekaligus menjaga volume ekspor.

Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, mengatakan ekspor selama lima bulan pertama tahun ini terdiri atas dua jenis produk utama, yakni klinker dan semen dalam kemasan tipe Ordinary Portland Cement (OPC) 42,5 N serta OPC 52,5 N.

Bangladesh Masih Menjadi Pasar Utama

Menurut dia, Bangladesh masih menjadi pasar utama bagi produk ekspor PT Semen Padang. Negara di kawasan Asia Selatan tersebut menerima pasokan klinker sebanyak 440.383 MT atau sekitar 81 persen dari total volume ekspor perusahaan selama periode Januari hingga Mei 2026.

“Ekspor yang kami lakukan terdiri atas produk klinker dan semen. Untuk klinker, pengiriman terbesar ditujukan ke Bangladesh dengan volume 440.383 MT,” kata Win Bernadino, Jumat (12/6/2026).

Selain Bangladesh, PT Semen Padang juga mempertahankan pasar ekspor semen ke sejumlah negara lainnya. Untuk Maladewa, perusahaan mengirimkan semen tipe OPC 42,5 N sebanyak 68.607 MT. Sementara ke Sri Lanka, volume pengiriman semen mencapai 20.501 MT.

Perusahaan juga melayani kebutuhan pasar di Reunion Island, wilayah seberang laut Prancis yang berada di Samudra Hindia. Ke wilayah tersebut, PT Semen Padang mengekspor semen tipe OPC 52,5 N sebanyak 11.280 MT.

“Jumlah semen yang kami ekspor ke Reunion Island sebanyak 11.280 MT,” ujar Win.

Keberhasilan mencatatkan ekspor lebih dari setengah juta ton dalam lima bulan menunjukkan kemampuan PT Semen Padang menjaga kualitas produk sekaligus memenuhi kebutuhan pasar internasional yang memiliki standar berbeda-beda.

Optimistis Pertahankan Tren Positif Hingga Akhir Tahun

Produk semen dan klinker yang diekspor digunakan untuk mendukung berbagai proyek konstruksi dan pembangunan infrastruktur di negara tujuan. Kondisi ini sekaligus memperlihatkan kepercayaan pasar internasional terhadap kualitas produk yang dihasilkan perusahaan.

Bagi PT Semen Padang, pasar ekspor menjadi salah satu instrumen penting untuk mengoptimalkan kapasitas produksi dan memperkuat kinerja bisnis. Selain memperluas pangsa pasar, aktivitas ekspor juga berkontribusi terhadap peningkatan devisa negara serta memperkuat posisi industri semen nasional di pasar global.

Dengan capaian 540.771 MT hingga Mei 2026, PT Semen Padang optimistis dapat mempertahankan tren positif ekspor hingga akhir tahun. Perusahaan juga berkomitmen menjaga kualitas produk, keandalan pasokan, dan pelayanan kepada pelanggan agar tetap menjadi mitra terpercaya di berbagai negara.(*)

Editor : Hendra Efison
#ekspor klinker Bangladesh #ekspor semen 2026 #pt semen padang #industri semen #pasar internasional