Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

400 Nasabah Mekaar Padang Belajar Legalitas Usaha, PNM Perkuat UMKM dari Akar

Tandri Eka Putra • Minggu, 14 Juni 2026 | 19:15 WIB
Jajaran Pemerintah daerah Bersama Managemen PT. PNM Melakukan Pemukulan talempong sebagai Tanda Dibukanya kegiatan PKU Akbar Tahun 2026 di Kab. Solok, Minggu 14 Juni 2026. (foto PNM)
Jajaran Pemerintah daerah Bersama Managemen PT. PNM Melakukan Pemukulan talempong sebagai Tanda Dibukanya kegiatan PKU Akbar Tahun 2026 di Kab. Solok, Minggu 14 Juni 2026. (foto PNM)

PADEK.JAWAPOS.COM – Usaha ultra mikro masih menjadi salah satu penopang utama ekonomi keluarga prasejahtera, khususnya bagi perempuan yang menjalankan usaha dari rumah untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari. Di tengah tantangan usaha yang terus berkembang, akses terhadap pembiayaan saja tidak cukup tanpa diimbangi dengan peningkatan kapasitas dan pengetahuan. Berangkat dari kebutuhan tersebut, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) kembali menghadirkan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar yang diikuti 400 nasabah PNM Mekaar. Mengusung tema “UMKM Tangguh: Literasi Keuangan dan Legalitas Usaha”, kegiatan ini menjadi ruang belajar sekaligus wadah penguatan bagi perempuan pengusaha ultra mikro agar mampu mengembangkan usahanya secara lebih berkelanjutan.

Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat, Arry Yuswandi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa PNM telah berkontribusi nyata dalam memperkuat ekonomi keluarga dan mendorong pertumbuhan usaha mikro di Sumatera Barat. Kehadiran berbagai pihak mulai dari OJK, pemerintah daerah, BRI, Pegadaian, BRI Life, hingga unsur pemerintahan setempat turut memperkuat kolaborasi dalam mendukung pengembangan usaha ultra mikro yang lebih inklusif dan berdaya saing.

Peserta mendapatkan berbagai materi mulai dari literasi keuangan, legalitas usaha, perlindungan usaha melalui asuransi, hingga informasi peluang usaha dan layanan keuangan. PNM juga menyerahkan sertifikat halal kepada sejumlah nasabah sebagai langkah meningkatkan daya saing produk. Selain sesi edukasi, kegiatan turut diramaikan pameran produk unggulan nasabah binaan, layanan pemeriksaan kesehatan gratis, serta lomba mewarnai bagi anak-anak nasabah. Salah seorang peserta, Reni, nasabah PNM Mekaar asal Kecamatan Lembah Gumanti, mengaku memperoleh banyak manfaat dari kegiatan tersebut. “Saya jadi lebih paham cara mengelola keuangan usaha dan pentingnya legalitas usaha. Selain itu, saya juga bisa bertemu banyak pelaku usaha lain dan memperkenalkan produk yang saya jual,” ujarnya.

Pemimpin Cabang PNM Padang, Hendra Jalius, menegaskan bahwa pendampingan usaha merupakan bagian penting dari komitmen PNM dalam memberdayakan perempuan prasejahtera. “PNM percaya bahwa pembiayaan yang disertai pendampingan dan peningkatan kapasitas akan memberikan dampak yang lebih besar bagi kesejahteraan nasabah. Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong para pelaku usaha ultra mikro agar semakin percaya diri, memahami pengelolaan keuangan, memiliki legalitas usaha, serta mampu mengembangkan usahanya secara berkelanjutan,” ujar Hendra. (*)

Editor : Tandri Eka Putra
#PNM Padang #Mekaar #bumn