Pertamina Perkuat Monitoring Distribusi BBM di Aceh, Riau, dan Kepri, Pasokan Dipastikan Aman

Hendra Efison • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 20:47 WIB
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut memperkuat monitoring distribusi BBM di Aceh, Riau, dan Kepulauan Riau guna memastikan pasokan energi tetap terjaga.
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut memperkuat monitoring distribusi BBM di Aceh, Riau, dan Kepulauan Riau guna memastikan pasokan energi tetap terjaga.

MEDAN, PADEK.JAWAPOS.COM – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memperkuat monitoring operasional distribusi bahan bakar minyak (BBM) di seluruh wilayah kerjanya untuk memastikan penyaluran energi kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

Pemantauan dilakukan secara berkelanjutan di Provinsi Aceh, Riau, dan Kepulauan Riau sebagai langkah menjaga keandalan pasokan sekaligus mengantisipasi dinamika operasional di lapangan.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan penguatan monitoring dilakukan secara menyeluruh agar setiap perkembangan operasional dapat direspons dengan cepat sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga.

"Kami terus memperkuat monitoring di seluruh wilayah operasional Regional Sumbagut. Upaya ini tidak hanya difokuskan pada wilayah yang sebelumnya mengalami peningkatan kebutuhan maupun penyesuaian distribusi, tetapi juga di seluruh area layanan agar keandalan pasokan BBM tetap terjaga dan masyarakat dapat terus memperoleh layanan energi secara optimal," ujarnya, Senin (20/7/2026).

Di Provinsi Aceh, Pertamina mengoptimalkan operasional Integrated Terminal Lhokseumawe dan Fuel Terminal Krueng Raya untuk menjaga kelancaran distribusi BBM.

Sebagai bagian dari penguatan operasional, jam layanan terminal ditingkatkan dari rata-rata delapan jam menjadi 14 jam per hari, termasuk operasional pada hari Minggu.

Selain itu, frekuensi pengiriman mobil tangki ditingkatkan hingga sekitar 65 persen. Pertamina juga mengoptimalkan skema alih suplai antarterminal guna memastikan pasokan energi kepada masyarakat tetap terjaga.

Monitoring Distribusi Diperkuat di Riau dan Kepulauan Riau

Di Provinsi Riau, Pertamina secara berkala memantau kondisi stok BBM sekaligus memastikan distribusi melalui jalur logistik utama, termasuk Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), berjalan lancar. Jalur tersebut menjadi salah satu koridor penting penyaluran BBM menuju fuel terminal dan SPBU.

Langkah itu dilakukan agar distribusi berlangsung sesuai rencana sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik.

Sementara di Provinsi Kepulauan Riau, Pertamina memastikan stok BBM berada dalam kondisi aman. Penyaluran ke seluruh SPBU juga terus dimonitor agar distribusi energi di wilayah kepulauan tetap andal dan berkesinambungan.

Perkuat Sinergi dengan Berbagai Pemangku Kepentingan

Selain meningkatkan monitoring operasional, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut juga memperkuat koordinasi lintas fungsi serta bersinergi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, Hiswana Migas, dan berbagai pemangku kepentingan untuk menjaga kelancaran distribusi BBM.

"Sinergi seluruh pihak menjadi kunci dalam menjaga keandalan distribusi energi. Pertamina akan terus melakukan evaluasi dan langkah-langkah antisipatif agar masyarakat tetap memperoleh layanan energi yang aman, lancar, dan berkelanjutan," kata Fahrougi.

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menegaskan komitmennya untuk menjaga keandalan pasokan dan distribusi BBM di seluruh wilayah operasional.

Masyarakat juga diimbau membeli BBM sesuai kebutuhan di SPBU resmi Pertamina dan tidak melakukan panic buying karena pasokan BBM dalam kondisi aman. (*)

Editor : Hendra Efison
Aceh Riau Kepri pasokan bbm Distribusi BBM Fahrougi Andriani Sumampouw Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut