Indosat Luncurkan Zankore, Bangun Infrastruktur AI 1 GW di Asia-Pasifik

Hendra Efison • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 13:00 WIB

 

Ilustrasi pusat data Zankore by Indosat yang dikembangkan sebagai platform infrastruktur AI generasi terbaru untuk mendukung kebutuhan komputasi AI di Asia-Pasifik.
Ilustrasi pusat data Zankore by Indosat yang dikembangkan sebagai platform infrastruktur AI generasi terbaru untuk mendukung kebutuhan komputasi AI di Asia-Pasifik.

JAKARTA, PADEK.JAWAPOS.COM — Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) meluncurkan Zankore by Indosat pada 6 Agustus 2026 melalui kolaborasi dengan Ooredoo Group, Nokia, dan NVIDIA. Platform tersebut dikembangkan untuk membangun infrastruktur kecerdasan artifisial (AI) generasi terbaru dengan Asia-Pasifik sebagai titik awal pengembangan.

Zankore menargetkan kapasitas AI Factory NVIDIA DSX hingga 1 gigawatt (GW). Platform ini dirancang untuk mendukung kebutuhan komputasi AI yang aman dan berskala besar sekaligus mendorong adopsi agentic AI dan enterprise AI.

Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia Meutya Hafid menyatakan Indonesia memiliki potensi untuk memenuhi kebutuhan AI domestik sekaligus melayani kawasan yang lebih luas.

Menurutnya, perpaduan sumber daya dan talenta Indonesia, keahlian global, serta kemitraan strategis dapat mempercepat pembangunan infrastruktur AI yang berdaulat.

Ia juga menyampaikan pemerintah siap mendukung inisiatif yang memperkuat daya saing digital Indonesia dan memastikan manfaat AI dapat dirasakan secara merata.

Target Kapasitas AI 200 MW pada 2027

Zankore by Indosat tengah membangun platform AI Factory untuk Indonesia dengan menggunakan NVIDIA DSX sebagai acuan arsitektur, platform, dan ekosistem dalam merancang serta mengoperasikan AI Factory.

NVIDIA DSX mengintegrasikan accelerated computing, jaringan, daya, pendinginan, dan operasional dalam satu sistem untuk mengoptimalkan keluaran komputasi AI dari setiap megawatt yang tersedia.

Zankore menargetkan kapasitas AI sekitar 200 megawatt (MW) yang ditenagai NVIDIA GB300 NVL72 pada paruh pertama 2027.

Platform tersebut juga menggunakan NVIDIA DSX MaxLPS untuk mengoptimalkan penggunaan daya secara dinamis pada seluruh lapisan GPU.

Dengan daya listrik yang sama, MaxLPS dirancang dapat memaksimalkan kapasitas komputasi hingga 40 persen lebih besar.

Teknologi tersebut ditujukan untuk meningkatkan kapasitas Zankore dalam melayani pengguna serta potensi pendapatan.

President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison Vikram Sinha menyebut kebutuhan daya komputasi meningkat seiring penggunaan AI yang bergerak dari tahap eksperimen menuju penerapan di berbagai industri.

Menurut Vikram, Zankore menghadirkan fondasi untuk mempercepat adopsi AI berskala besar melalui kapabilitas yang mencakup model AI seperti Sahabat-AI hingga jaringan cerdas melalui AI Grid dan AI-RAN.

Kolaborasi Ooredoo, NVIDIA dan Nokia

Dalam kerja sama tersebut, Ooredoo Group berperan sebagai sponsor utama dengan menyediakan modal jangka panjang dan memperluas jangkauan platform ke tingkat regional.

Indosat membawa kepemimpinan pasar, infrastruktur digital, dan pengalaman dalam mendorong adopsi AI di Indonesia.

Sementara itu, NVIDIA menyediakan accelerated computing, perangkat lunak AI, GPU generasi terbaru, dan ekosistem AI global.

Nokia berkontribusi melalui jaringan berbasis AI untuk mendukung infrastruktur AI yang aman dan berkinerja tinggi. Keempat pihak menggabungkan teknologi global, skala regional, dan pelaksanaan di tingkat lokal.

Group Chief Executive Officer Ooredoo Group Aziz Aluthman Fakhroo menilai infrastruktur AI menjadi fondasi ekonomi digital.

Zankore, menurut dia, menggabungkan kemampuan Ooredoo Group, Indosat, NVIDIA, dan Nokia untuk mendukung pengembangan AI di Asia Tenggara.

President and CEO Nokia Justin Hotard menyatakan pembangunan kemampuan AI membutuhkan orkestrasi komputasi, konektivitas, dan kontrol di berbagai bagian AI factory, pusat data, serta perangkat.

Sementara itu, Senior Vice President of Telecom NVIDIA Ronnie Vasishta menyebut AI factory sebagai infrastruktur penting bagi negara dan industri.

Zankore dinilai dapat memperkuat kemampuan Asia Tenggara dalam mengembangkan AI serta membuka peluang baru bagi berbagai industri dan pelaku usaha.

Zankore by Indosat telah membentuk jajaran pimpinan dengan Vikram Sinha sebagai Director and Chairman of the Board. Aziz Aluthman Fakhroo, Thomas Chevanne, Vishal Gupta, dan Arijit Ranjan Sarker menjadi Directors, sedangkan Ulf Ewaldsson menjabat Chief Executive Officer (CEO).

Platform tersebut ditujukan bagi penyedia layanan cloud, dunia usaha, pemerintah, hingga inovator AI. Citi menjadi penasihat keuangan eksklusif bagi Indosat dalam transaksi ini, sedangkan FTI Capital Advisors menjadi penasihat keuangan untuk Ooredoo Group.(*)

Editor : Hendra Efison
Zankore by Indosat Indosat AI infrastruktur AI Indonesia NVIDIA DSX AI Factory Asia-Pasifik