PADEK.JAWAPOS.COM— Rumah BUMN Bukit Asam mengajak masyarakat mengembangkan kreativitas melalui pelatihan pembuatan lilin aromatik berbentuk kue. Kegiatan bertema “Boost Your Creativity!” itu diikuti 20 peserta terpilih.
Pelatihan yang digelar PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA), anggota Holding Industri Pertambangan MIND ID, tersebut tidak hanya mengenalkan proses pembuatan lilin aromatik, tetapi juga mendorong peserta menghasilkan kerajinan yang memiliki nilai estetika dan potensi ekonomi.
Dalam kegiatan itu, peserta terlibat langsung dalam berbagai tahapan pembuatan lilin. Mulai dari pembentukan, pemilihan warna dan desain, hingga pemberian aroma.
Konsep lilin berbentuk kue dipilih untuk menghasilkan produk yang menarik secara visual sekaligus memiliki nilai dekoratif dan fungsional.
Micro & Small Enterprise Funding Section Head PTBA Weny Yuliastuti mengatakan, pelatihan tersebut menjadi salah satu upaya memberikan ruang bagi masyarakat untuk belajar, mengembangkan keterampilan, dan mengeksplorasi potensi usaha.
“Melalui pelatihan pembuatan lilin aromatik ini, kami berharap peserta tidak berhenti pada keterampilan yang diperoleh selama kegiatan, tetapi dapat terus mengeksplorasi ide dan mengembangkan karya yang telah dibuat. Dengan kreativitas dan inovasi, produk sederhana dapat memiliki nilai tambah serta berpotensi dikembangkan menjadi peluang usaha,” jelas Weny.
Menurut Weny, inovasi menjadi salah satu modal penting dalam menciptakan produk yang memiliki daya tarik dan mampu menjawab kebutuhan pasar.
Karena itu, peserta tidak hanya dibekali keterampilan teknis, tetapi juga didorong melihat peluang pengembangan produk dari sisi desain, kemasan, inovasi, hingga pemasaran.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan melibatkan peserta dalam setiap tahapan pembuatan. Selain menghasilkan karya secara mandiri, peserta juga diajak mengeksplorasi berbagai ide melalui pemanfaatan bahan dan teknik sederhana.
Weny menambahkan, melalui Rumah BUMN Bukit Asam, PTBA terus berupaya menyediakan ruang pembelajaran dan pengembangan kapasitas masyarakat, khususnya di bidang kreativitas dan keterampilan produktif.
“Pelatihan ini diharapkan dapat membuka wawasan peserta terhadap pengembangan produk bernilai tambah yang selanjutnya dapat dikembangkan melalui variasi desain, inovasi produk, maupun strategi pemasaran,” tutupnya.(*)
Editor : Heri Sugiarto