Keempat RSI Ibnu Sina yang memperoleh Sertifikat Akreditasi Paripurna Bintang Lima itu adalah RSI Ibnu Sina Padang, RSI Ibnu Sina Simpang Empat, RSI Ibnu Sina Payakumbuh dan RSI Ibnu Sina Padangpanjang.
Sekretaris Eksekutif KARS dr. Djoti Atmodjo, Sp.A, MARS, FISQua mengatakan, keempat RSI Ibnu Sina ini telah memenuhi persyaratan Akreditasi Paripurna Bintang Lima.
“Standar akreditasi ini mengacu kepada standar yang telah ditetapkan oleh pemerintah bagaimana cara penilaian dan penelitian untuk melakukan survei akreditasi. Teman-teman dari RSI Ibnu Sina sudah melampaui standar minimal 80 persen, hingga bisa memperoleh akreditasi ini,” ujarnya.
Ke depannya RSI Ibnu Sina mesti terus berupaya agar memenuhi rekomendasi yang diberikan oleh tim surveyor.
“Mereka tidak boleh berhenti hanya lulus paripuna, tantangannya ke depan bagaimana mempertahankan dan meningkatkan pencapaian ini. Tentu mesti harus terus mendorong untuk keseluruhan RSI Ibnu Sina mencapai standar yang lebih baik. Selain itu untuk empat rumah sakit yang telah mendapat akreditasi ini, tentu pencapaiannya belum 100 persen. Jadi ada sejumlah rekomendasi dari tim surveyor untuk diperbaiki, sehingga pihak RSI Ibnu Sina harus membuat perencanaan perbaikan strategis ke depannya,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Bidang Pelayanan dan Pendidikan Yarsi Sumbar dr. Emran Ramli, Sp.OG (K) mengatakan, akreditasi ini merupakan bentuk pengakuan dari pemerintah terhadap RSI Ibnu Sina.
“Akreditasi ialah suatu bentuk pengakuan dari pemerintah bahwa rumah sakit kita sudah terakreditasi, berarti sudah bisa memberikan layanan kepada masyarakat dalam bentuk pengobatan yang sudah diakui oleh pemerintah,” ujarnya.
Lebih lanjut dikatakan, dalam mendapatkan akreditasi ini pihaknya melakukan berbagai persiapan mulai dari persiapan fisik, fasilitas RS, alat alat medis, dokter, perawat dan karyawan. Kita latih hingga mencapai standar mutu yang diakui oleh pemerintah,” bebernya.
Setelah mendapatkan Akreditasi Paripurna Bintang Lima ini, ke depannya RSI Ibnu Sina akan terus melakukan upaya pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.
“Ke depannya, kita akan terus membantu masyarakat dalam bidang pelayanan kesehatan. Banyak hal yang bisa kita lakukan, semisal bagaimana kita melihat kebutuhan masyarakat ke depan, seperti pelayanan bagi masyarakat miskin. Selain itu juga pelayanan bagi masyarakat yang membutuhkan peralatan canggih dengan dokter spesialis dengan kualitas yang baik, maupun untuk pelayanan biasa, batuk demam misalnya. Semua kita lakukan secara terakreditasi. Sehingga bisa kita pertanggung jawaban sebagai rumah sakit yang telah diakui oleh pemerintah,” tutupnya. (r) Editor : Novitri Selvia