PADEK.JAWAPOS.COM-Harga emas di Kota Bukittinggi kembali mengalami kenaikan dalam beberapa minggu terakhir. Saat ini, harga emas di kota tersebut mencapai Rp 3.850.000 per satuan emas.
“Iya benar, memang harga emas kembali mengalami kenaikan jika kita lihat dari sebulan yang lalu,” ujar Muhammad Fadhli, seorang pedagang emas di Bukittinggi, Kamis (6/3).
Menurut Fadhli, kenaikan harga emas ini dipengaruhi oleh tingginya harga pasaran lokal dibandingkan harga pasaran internasional.
Ia menjelaskan bahwa meskipun harga emas internasional sempat mencapai titik tertinggi beberapa hari yang lalu dan kini mengalami penurunan, harga emas di pasar lokal tetap bertahan di level yang tinggi.
“Kita melihat bahwa beberapa hari yang lalu harga emas internasional mencapai harga tertingginya, namun mengalami penurunan pada hari ini. Tapi di saat harga internasional turun, harga emas lokal tetap bertahan,” jelasnya.
Fadhli menambahkan bahwa kenaikan harga emas biasanya terjadi secara bertahap, dengan kenaikan berkisar antara Rp 40 ribu hingga Rp 50 ribu per satuan emas.
“Kalau sebulan lalu, kalau tidak salah, harganya di sekitar Rp 3,6 juta per emasnya, kemudian naik secara bertahap. Kemarin juga sempat turun sedikit, tapi hari ini (kemarin) sudah naik lagi,” ujarnya.
Sementara itu, terkait transaksi jual beli emas, Fadhli mengungkapkan bahwa saat ini masyarakat lebih banyak menjual emas daripada membeli.
“Kalau saat ini lebih banyak yang menjual daripada membeli, tapi belum tahu nanti ketika momen menjelang Lebaran. Faktornya mungkin karena kebutuhan masyarakat ya, semoga saja nanti daya beli masyarakat bisa meningkat,” ungkapnya.
Kenaikan harga emas ini menjadi perhatian banyak pihak, terutama menjelang bulan Ramadan dan Idulfitri, di mana permintaan terhadap emas biasanya mengalami peningkatan. Para pedagang berharap kondisi ekonomi masyarakat membaik sehingga daya beli bisa kembali meningkat. (stg)
Editor : Novitri Selvia