Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Pascabanjir, Sungai Ngarai Sianok Dinormalisasi

Novitri Selvia • Rabu, 8 Mei 2024 | 12:30 WIB

TANGANI BENCANA: Alat berat bekerja mengeruk material pasir di aliran sungai Ngarai Sianok, di Kelurahan Kayukubu, Kecamatan Guguakpanjang, Bukittinggi, kemarin.(RIAN AFDOL/PADANG EKSPRES)
TANGANI BENCANA: Alat berat bekerja mengeruk material pasir di aliran sungai Ngarai Sianok, di Kelurahan Kayukubu, Kecamatan Guguakpanjang, Bukittinggi, kemarin.(RIAN AFDOL/PADANG EKSPRES)
Balai Wilayah Sungai (BWS) V Sumatera langsung melakukan pembersihan dan normalisasi aliran sungai Ngarai Sianok di Kelurahan Kayukubu, Kecamatan Guguakpanjang, Kota Bukittinggi, pascabanjir pekan lalu.

Pantauan Padang Ekspres di lokasi kemarin (7/5), sejumlah alat berat dikerahkan ke lokasi untuk mengeruk material pasir dalam sungai. Aliran air sungai masih tampak berwarna kecoklatan dan deras.

Di lain sisi, di area pemukiman tepatnya di RT 07 RW 01, Kelurahan Kayukubu, material pasir terlihat masih menumpuk mengakibatkan sejumlah cafe dan resto di sekitar lokasi masih belum beroperasi.

Ketua RT 07 RW 07 Kelurahan Kayukubu, Amal menyebutkan bahwa upaya normalisasi ini dijadwalkan akan dilakukan hingga 13 Mei mendatang. “Normalisasi ini dilaksanakan oleh BWS Sumatera V. Dijadwalkan akan terus dilakukan hingga Senin depan,” ujarnya.

Namun ia berharap upaya normalisasi tidak berakhir pekan depan, melainkan terus berlanjut. Pihaknya bersama masyarakat berencana untuk kembali mengajukan proposal ke BWS agar melanjutkan normalisasi.

“Saya dan masyarakat tentu berharap bahwa normalisasi tetap dilanjutkan, tidak hanya di sekitar lokasi ini tapi juga di sepanjang aliran sungai,” tambahnya.

Sebagaimana diberitakan Padang Ekspres sebelumnya, aliran sungai Ngarai Sianok, meluap akibat tingginya curah hujan, Selasa (30/4) lalu. Air bah masuk ke permukiman warga Kelurahan Kayukubu malam hari dan merendam delapan rumah dan empat warung dan berdampak pada puluhan jiwa. (r)

Editor : Novitri Selvia
#Normalisasi #Sungai Ngarai Sianok #Guguakpanjang