Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Pacu Pertumbuhan Ekonomi di Kota Wisata, Kembangkan Pariwisata Berbasis Masyarakat

Rian Afdol • Jumat, 6 September 2024 | 14:35 WIB

WISATA BARU: Taman Wisata Panorama Baru yang dikembangkan Pemko Bukittinggi sebagai destinasi wisata berbasis masyarakat di Kelurahan Pintukabun, Mandiangin Kotoselayan. (RIAN AFDOL/PADANG EKSPRES)
WISATA BARU: Taman Wisata Panorama Baru yang dikembangkan Pemko Bukittinggi sebagai destinasi wisata berbasis masyarakat di Kelurahan Pintukabun, Mandiangin Kotoselayan. (RIAN AFDOL/PADANG EKSPRES)

PADEK.JAWAPOS.COM-Pacu pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pariwisata, Pemko Bukittinggi komitmen terus mendorong pengembangan pariwisata berbasis masyarakat. Komitmen ini diwujudkan dengan terus memberikan pendampingan bagi masyarakat melalui kelompok sadar wisata dan bantuan permodalan bagi pelaku UMKM.

Salah satu model pengembangan destinasi wisata ini, berlokasi di Kelurahan Pintukabun, Kecamatan Mandiangin Kotoselayan. Spot wisata ini menjadi salah satu lokasi wisata yang saat ini ramai dikunjungi.

“Pemandangannya indah dan banyak spot foto. Suasananya sejuk dan asri, tempat ini menarik untuk dikunjungi. Lokasinya mudah diakses dan didukung dengan berbagai fasilitas pendukung,” sebut Devia Anggraini, salah satu pengunjung ditemui Padang Ekspres di lokasi, Kamis (3/9).

Terpisah, Wali Kota Bukittinggi Erman Safar menyebutkan, Pemko Bukittinggi konsisten untuk mendorong pariwisata berkelanjutan berbasis masyarakat. Pengembangan pariwisata ini diharapkan memiliki dampak luas dan menyeluruh, baik di sektor UMKM dan pariwisata itu sendiri.

“Kita mengoptimalkan program pariwisata berbasis masyarakat, dimiliki oleh masyarakat dan dibiayai oleh pemerintah, dikelola dan dimanfaatkan oleh masyarakat,” sebut Erman Safar.

Pemko juga akan memastikan program ini berkelanjutan dan berjalan dengan optimal. Menurutnya, bahwa ditargetkan ada 10 destinasi wisata baru dengan berbasis masyarakat.

“Selain sistem dan infrastruktur, untuk membangun ekosistem pariwisata ini, kita juga memberikan dukungan kepada pelaku UMKM. Kita akan memberikan dukungan salah satunya melalui bantuan permodalan melalui BPR Jam Gadang,” tutupnya.

Erman Safar berharap selain berdampak baik bagi ekonomi masyarakat, program pengembangan wisata berbasis masyarakat ini juga memberikan nilai tambah bagi Kota Bukittinggi sebagai Kota Wisata.(rna)

Editor : Novitri Selvia
#pemko bukittinggi #pariwisata #Pariwisata Berbasis Masyarakat #Erman Safar #Mandiangin Kotoselayan #kota wisata