Peristiwa tersebut dilaporkan ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Bukittinggi pada pukul 14.11 WIB setelah warga melihat kepulan asap tebal dari toko Dagang Penyalur.
Kepala DPKP Kota Bukittinggi, Joni Feri, mengatakan laporan pertama berasal dari masyarakat yang melintas di kawasan padat lalu lintas tersebut.
“Personel Piket Regu Jaya langsung kami kerahkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman,” kata Joni Feri saat ditemui di lokasi kejadian, Rabu (21/1/2026).
Ia menjelaskan, proses pemadaman sempat terkendala kepadatan arus kendaraan di Jalan Soekarno Hatta, namun petugas tetap dapat menjangkau titik api dengan cepat.
Objek yang terbakar diketahui berupa material bangunan yang mudah terbakar, seperti cat, cairan thinner, dan pipa paralon yang tersimpan di lantai dua toko.
DPKP Kota Bukittinggi mengerahkan lima unit armada pemadam kebakaran dengan 26 personel untuk menangani kebakaran tersebut.
Upaya pemadaman turut dibantu dua unit armada dari Pemadam Kebakaran Kabupaten Agam dengan delapan personel tambahan.
“Api berhasil dikendalikan dan masuk tahap pendinginan dalam waktu sekitar 30 menit,” ujar Joni Feri.
Toko tersebut diketahui dikelola oleh Afrima Donal (36) dan mengalami kerusakan cukup signifikan pada bagian lantai atas bangunan.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, sementara total kerugian materiil masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.
Hingga Rabu sore, penyebab pasti kebakaran masih diselidiki oleh kepolisian bersama tim identifikasi lapangan.
Selain pemadaman, petugas DPKP juga memberikan edukasi kepada pemilik toko dan warga sekitar terkait upaya pencegahan kebakaran.(CC1)
Editor : Hendra Efison