Produser Manoj Punjabi mengungkapkan bahwa Deva Mahenra awalnya sempat menolak peran sebagai Reza. “Deva (merasa), ‘Lho kok kenapa gue lagi?’ Tapi, itu menarik dan responsnya positif,” ujar Manoj saat ditemui di kantor MD Pictures, Jakarta Selatan, kemarin (17/1).
Deva pun membenarkan keraguannya. Menurutnya, ia masih merasakan dampak dari perannya sebagai Aris dalam film Ipar Adalah Maut. Karakter Aris yang kontroversial membuat sebagian penonton masih menyimpan “dendam” terhadap citranya.
“Saya nggak yakin karena nggak bisa dimungkiri, dengan hype kemarin, orang masih ada dendam terhadap karakter itu atau pribadi saya,” ungkap Deva. Namun, ia memandang kemiripan karakter Reza dan Aris sebagai tantangan baru untuk menunjukkan kematangan aktingnya.
Berbeda dengan Deva, Ariel Tatum menerima tawaran peran sebagai Asih tanpa ragu. “Ini jadi pengalaman pertama aku dapat peran seperti itu (orang ketiga dalam hubungan, Red). Sangat menarik dan aku langsung yes!” seru Ariel.
Aktris 28 tahun ini juga sudah mempersiapkan diri menghadapi reaksi penonton. “Aku siap dijambak dan dihujat ibu-ibu di seluruh Indonesia,” candanya. Ariel menganggap hujatan sebagai risiko profesinya dan bagian dari tantangan dalam mengeksplorasi karakter baru.
Cerita Tentang Cinta Segitiga dan Rumah Tangga
La Tahzan mengisahkan perjalanan rumah tangga Reza (Deva) dan Alina (Marshanda). Kehidupan mereka awalnya harmonis, terutama dengan kehadiran seorang anak perempuan. Namun, konflik mulai muncul saat Asih (Ariel), asisten rumah tangga mereka, terlibat sebagai orang ketiga dalam hubungan tersebut.
Proses syuting dijadwalkan dimulai pada Kamis (23/1) dan film ini direncanakan tayang di bioskop tahun ini. Dengan kombinasi sutradara berbakat, pemain yang mumpuni, serta cerita yang penuh intrik, La Tahzan diharapkan mampu mencuri perhatian penonton Indonesia. (*)
Editor : Hendra Efison