Demikian disampaikan Kepala Kanwil DJPb Provinsi Sumbar, Heru Pudyo Nugroho, saat membuka pelatihan penulisan literasi perbendaharaan bagi pejabat administrator dan pengawas Kanwil DJPb Provinsi Sumbar, Kamis (10/12/2020).
Menurut Heru, banyak hal yang bisa ditulis dan disampaikan kepada masyarakat melalui tulisan. Terutama terkait kerja di masing-masing bidang.
Bagaimana karya analisis itu bisa dibuat menjadi karya literasi yang mudah dipahami oleh pembaca. "Agar masyarakat paham, kita harus bisa menulis," ujarnya.
Heru menyebut, pelatihan literasi telah dilakukan sejak 2017 lalu di masing-masing Kanwil. Namun katanya, perlu dilakukan peningkatan tentang program pelatihan literasi ini. Hal ini disebabkan karena adanya perubahan mindset kerja yang sebelumnya dilakukan secara manual berubah secara sistem. "Untuk melaksanakan perubahan yang dinamis itu, dilakukan perubahan mindset dari pola pikir yang manual menjadi by sistem. Kemampuan untuk mengemas karya literasi harus menjadi keharusan," ujarnya.
Dalam kesempatan ini, hadir menjadi narasumber pelatihan penulisan literasi di media cetak dan online, yakni Redaktur Pelaksana Harian Padang Ekspres Rommi Delfiano dan Editor Padek.co (Online Grup Padang Ekspres/ Jawapos) Adiyansyah Lubis.(bis) Editor : Novitri Selvia