Kegiatannya meliputi training entrepreneur, penyerahan modal usaha, pengadaan bazar sembako dan kebutuhan Lebaran oleh remaja masjid, dan penyerahan modal usaha kepada pengurus masjid untuk pembangunan di Hari Raya Idul Fitri.
“Keuntungan usahanya bisa digunakan oleh organisasi remaja masjid setempat, sehingga program ini memberikan manfaat ganda,” ujar Erwin, kemarin.
Pada tahun ini, PT Supreme Energy memberikan dana pembinaan sebesar Rp 7,5 juta kepada setiap masjid yang mengikuti program ini. Ada 5 kelompok remaja masjid yang menerima penghargaan dari PT SEML, yaitu Remaja Masjid Aljihad Pekonina, Masjid Liki Atas, Masjid Baiturahim Pinang Awan, Remaja Masjid Raya Kapau, dan Luak Kapau di Kecamatan Pauh Duo.
Pimpinan rombongan Ramadhan Mubarak PT SEML Bujang Joan Dt Maninjun mengapresiasi kegiatan remaja masjid yang berhasil menggunakan dana pembinaan dua tahun sebelumnya.
Dana tersebut digunakan untuk pinjaman bergulir tanpa bunga untuk usaha kecil jamaah masjid. Program ini bahkan mendapat dukungan dari perantau, sehingga modal usahanya terus bertambah dari tahun ke tahun.
Bujang Joan menekankan pentingnya membangun sistem ekonomi berbasis masjid untuk menghadapi serangan pinjaman online dan lainnya yang berbunga dan berpotensi riba, serta dapat menyebabkan kemerosotan ekonomi umat.
“Kita harap masjid tidak bertumpu pada fisik belaka, tapi sistem ekonomi dan pembinaan umat terutama generasi muda harus juga perlu pembinaan,” jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, pengurus Masjid Baiturahim Pinang Awan mengucapkan terima kasih atas perhatian PT SEML yang tidak putus-putusnya terhadap pembangunan masjid. PT SEML juga mengadakan buka bersama dan pemberian santunan kepada 88 santri dan guru di Pondok Quran Baitul Ummah Pinang Awan. (tno)
Editor : Novitri Selvia