Kegiatan tersebut sangat penting sekali untuk dilaksanakan di sekolah atau di madrasah.
Ini upaya adanya keseimbangan pengetahuan keagamaan peserta didik dengan perkembangan iptek saat ini. Karena iptek dan imtaq adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan.
Hal itu disampaikan Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan saat membuka Pesantren Kolaborasi se-Kabupaten Dharmasraya di Masjid Agung Dharmasraya.
Katanya, perlu ada kegiatan-kegiatan yang bisa memfasilitasi pemenuhan pengetahuan keagamaan untuk mengimbangi peserta didik, dalam mencari jati diri yaitu salah satunya dengan kegiatan pesantren kolaborasi yang dilaksanakan di masjid atau mushala.
“Di samping itu pada momentum Ramadhan ini kembali kita isi dengan pengetahuan dan adab agama Islam kepada peserta didik kita agar menjadi generasi yang kuat iman dan taqwa yang didasari oleh ilmu,” ucap bupati.
Ia berharap pelaksanaan kegiatan pesantren Ramadhan Kolaborasi dapat meningkatkan pemahaman, penghayatan dan pengamalan agama. Seperti hafalan dan pemahaman sisi kandungan Al Quran serta meningkatkan syiar Islam dan memakmurkan masjid atau mushala dan di lingkungan sekolah.
Katanya yang tidak kalah pentingnya adalah menumbuhkan kerinduan peserta didik terhadap bulan Ramadan sehingga enggan berpisah dengan bulan yang penuh rahmat ini.
Selain itu juga membangun kebersamaan, kesederhanaan dan persaudaraan ukuwah islamiyah sesama pendidik dan tenaga kependidikan, peserta didik serta anggota masyarakat di lingkungan sekolah. (ita) Editor : Novitri Selvia