Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Pendaftaran Adi-Romi Belum Diterima, KPU Dharmasraya Minta Persetujuan Partai Pendukung Annisa-Leli

Suyudi Adri Pratama • Rabu, 4 September 2024 | 09:44 WIB

DIPICU KETIDAKPUASAN: Massa pendukung Adi Gunawan-Romi Siska Putra merangsek ke dalam Kantor Komisi Pemilihan Umum Dharmasraya, kemarin. (ZULFIA ANITA/PADEK)
DIPICU KETIDAKPUASAN: Massa pendukung Adi Gunawan-Romi Siska Putra merangsek ke dalam Kantor Komisi Pemilihan Umum Dharmasraya, kemarin. (ZULFIA ANITA/PADEK)

PADEK.JAWAPOS.COM-Pasangan Adi Gunawan-Romi Siska Putra muncul sebagai kandidat penantang Annisa Suci Ramadhani—Leli Arni pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di Kabupaten Dharmasraya.

Hanya saja, pendaftaran dari pasangan yang diusung Partai Nasdem dan PKS itu belum diterima Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat. Padahal pasangan tersebut telah menjalani proses pendaftaran.

Adi-Romi datang ke KPU Dharmasraya bersama para pendukungnya pada hari kedua jadwal perpanjangan pendaftaran, kemarin. Tapi dalam proses berlangsung, sempat terjadi ketegangan.

Hal itu dipicu ketidakpuasan massa pendukung Adi-Romi yang kecewa lantaran KPU Dharmasraya mengunci atau memblokir Sistem Informasi Pencalonan (Silon). Para pendukung pun meminta KPU Dharmasraya tidak mempersulit proses pendaftaran Adi Gunawan dan Romi Siska Putra.

Massa yang semula duduk dengan tertib di halaman kantor KPU Dharmasraya merangsek masuk ke dalam kantor, seraya menyuarakan agar KPU membuka Silon tersebut. Namun aksi tersebut segera ditertibkan aparat keamanan yang sudah bersiap-siap dari awal.

Akhirnya massa pendukung keluar dan kembali ke kursi masing-masing. Kemarahan pendukung pecah itu setelah salah seorang tim Adi-Romi, Pandong Spendra, keluar dari kantor KPU Dharmasraya.

Pandong menyampaikan pendaftaran belum bisa dilakukan karena pihaknya belum dapat mengakses Silon. Padahal ini krusial untuk mendaftarkan secara resmi.

“Akses Silon belum diberikan kepada kami. Ini diduga karena ada perintah lisan dari atas atau petinggi. Negara ini negara formal, semua kegiatan kita formal, tetapi yang kami terima justru instruksi lisan yang mengakibatkan kebijakan KPU tidak memberikan akses kepada kami. Ini jelas perbuatan melawan hukum. Akses itu adalah hak. KPU tidak berwenang memproteksi pendaftaran pasangan calon,” tegas Pandong.

Dia pun menegaskan bahwa KPU Dharmasraya harus segera membuka akses atau setidaknya membuatkan admin file Silon untuk koalisi PKS dan Nasdem. Nah, Silon baru dibuka sekitar jelang magrib. Tapi tak serta merta pendaftaran yang dilakukan tim Adi-Romi diterima KPU Dharmasraya. Paling tidak hingga pukul 21.00 kemarin.

Menurut Pandong, KPU Dharmasraya meminta persetujuan pencabutan dukungan PKS kepada pasangan Annisa Suci Ramadhani—Leli Arni dari partai-partai pengusung Annisa-Leli.

Sampai berita ini ditulis belum ada jawaban dari komisioner KPU setempat terkait pendaftaran pasangan Adi Gunawan-Romi Siska Putra. Sementara pendukung Adi-Romi masih bertahan di kantor KPU tersebut.

Terkait hal ini, sekretaris KPU Dharmasraya Amrullah menyampaikan, komisioner KPU Dharmasraya belum dapat memberi tanggapan karena akan lebih dahulu berkoordinasi dengan KPU provinsi dan pusat. “Nanti akan kami kirimkan rilisnya,” sebut dia.

Sementara itu ketika ditanya awak media Adi Gunawan menyampaikan bahwa tidak ada kendala berarti yang dihadapi timnya. “Sampai saat ini tidak ada kendala besar. Hanya polemik-polemik biasa. Itu namanya juga demokrasi,” tegasnya.
Hasil Tes Kesehatan

Di sisi lain, kemarin KPU Sumbar telah menerima hasil pemeriksaan kesehatan 56 bapaslon Pilkada 2024 di Sumbar. Hal tersebut diungkapkan komisioner Jons Manedi.

“Sudah keluar dan sudah disampaikan tadi (dari RS Unand dan RSUP M Djamil Padang). Untuk hasilnya masih belum kami umumkan ke masing-masing bapaslon,” katanya.

Dia menyampaikan, hasil tes kesehatan tersebut akan segera diplenokan bersamaan dengan syarat-syarat lainnya yang dimiliki oleh masing-masing bapaslon.

“Jadi hasil rekomendasi pemeriksaan saat ini masih di dalam sampul dan dibuka besok (hari ini, red) saat pleno. Itu akan diumumkan bersamaan dengan apakah paslon tersebut lulus administrasi atau tidak,” ucapnya.

Ia menyebutkan, untuk rentang waktu pengumumannya akan berlangsung dari 5-6 September mendatang. “Bisa jadi kawan-kawan di daerah nanti akan melaksanakan pada tanggal 5 atau 6 (September 2024),” ujarnya.

Jons mengatakan, usai diumumkan, tahapan selanjutnya adalah masa perbaikan dari 8-12 September. “Setelah perbaikan kami akan melakukan verifikasi ulang. Setelahnya 20 September kami tetapkan mereka sebagai paslon dan 25 September mulai kampanye,” tukasnya. (ita/yud)

Editor : Novitri Selvia
#KPU Dharmasraya #Leli Arni #romi siska putra #Annisa Suci Ramadhani #KPU Dharmasraya mengunci silon #silon #Adi Gunawan