Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Rp 28,08 Miliar untuk Revitalisasi 23 Sekolah

Zulfia Anita • Jumat, 12 September 2025 | 11:45 WIB

MEMASTIKAN: Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani meninjau langsung progres revitalisasi di SMPN 1 Pulau Punjung dan SDN 05 Koto Salak, Rabu (10/9).
MEMASTIKAN: Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani meninjau langsung progres revitalisasi di SMPN 1 Pulau Punjung dan SDN 05 Koto Salak, Rabu (10/9).

PADEK.JAWAPOS.COM-Pemerintah Kabupaten Dharmasraya terus memperkuat komitmen meningkatkan mutu pendidikan melalui program revitalisasi satuan pendidikan.

Pada tahun 2025, sebanyak 23 sekolah di Dharmasraya menerima alokasi dana revitalisasi dengan total anggaran sekitar Rp 28,08 miliar.

Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, mengungkapkan bahwa dari jumlah tersebut, 18 sekolah sudah mulai melaksanakan kegiatan revitalisasi dengan total pagu anggaran sebesar Rp 25,08 miliar.

Sementara itu, tambahan dana sebesar Rp 3 miliar diberikan untuk lima SMP lainnya, yaitu SMPN 1, 2, dan 3 Sungai Rumbai, SMPN 3 Pulau Punjung, serta SMPN 3 IX Koto. Kelima sekolah tersebut kini sedang dalam tahap persiapan penandatanganan perjanjian kerja sama.

Untuk memastikan progres revitalisasi berjalan sesuai rencana, Bupati Annisa Suci Ramadhani meninjau langsung kegiatan revitalisasi di SMPN 1 Pulau Punjung dan SDN 05 Koto Salak pada Rabu (10/9). Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Dharmasraya, Bobby Perdana Riza.

Bupati menegaskan bahwa revitalisasi ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan merupakan investasi jangka panjang untuk masa depan pendidikan di Dharmasraya.

“Sekolah harus menjadi tempat yang aman, nyaman, dan mendukung pembelajaran modern. Dengan revitalisasi ini, kita ingin anak-anak Dharmasraya belajar di ruang yang lebih layak, guru dapat mengajar dengan optimal, dan kualitas pendidikan semakin merata,” ujarnya.

Hingga pertengahan Agustus, rata-rata progres fisik revitalisasi sudah mencapai 8 persen. Selama pelaksanaan revitalisasi, kegiatan belajar sementara dialihkan ke balai desa, mushalla, rumah warga, maupun Sekolah KB (SKB), serta beberapa sekolah menerapkan sistem shift.

Bupati menambahkan bahwa pemerintah daerah bersama Dinas Pendidikan akan terus melakukan monitoring agar pelaksanaan revitalisasi berjalan tepat waktu dan sesuai standar.

“Revitalisasi ini adalah tekad kita bersama untuk memastikan tidak ada anak Dharmasraya yang tertinggal dalam memperoleh pendidikan berkualitas,” tutup Bupati Annisa. (ita)

Editor : Novitri Selvia
#Annisa Suci Ramadhani #Bobby Perdana Riza #revitalisasi sekolah