PADEK.JAWAPOS.COM-Majelis taklim tidak hanya berfungsi sebagai tempat pengajian, melainkan juga menjadi wadah pemberdayaan umat. Selain itu, majelis taklim juga berperan dalam pembinaan generasi muda serta mempererat silaturahmi antarsesama.
Di tengah derasnya arus globalisasi, majelis taklim dinilai memiliki potensi besar dalam menjaga moral, akhlak, dan budaya religius masyarakat.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Dharmasraya, Leli Arni, saat melakukan kunjungan silaturahmi dan konsultasi dengan Wakil Wali Kota Padang beberapa hari yang lalu.
Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam upaya memperkuat peran majelis taklim sebagai pusat pendidikan keagamaan dan pembinaan masyarakat.
“Kami ingin belajar dan berbagi pengalaman dengan Kota Padang yang telah lebih dulu mengembangkan program penguatan majelis taklim. Harapan kami, pengalaman baik ini dapat kami terapkan di Dharmasraya agar majelis taklim benar-benar menjadi motor penggerak kebaikan di tengah masyarakat,” ujar Wabup Leli.
Dalam kunjungan tersebut, Wabup Leli disambut oleh Sespri Wawako Kota Padang, Rifqi, beserta staf, di Balai Kota Padang. Kehadiran Wabup Leli Arni mendapat apresiasi sebagai bentuk kepedulian dan komitmen dalam membangun sinergi antardaerah, khususnya di bidang penguatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan.
Pertemuan berlangsung penuh keakraban dan membahas strategi penguatan kegiatan keagamaan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.
Wabup juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas daerah agar setiap program pembinaan umat dapat berjalan lebih efektif serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan ini, diharapkan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Dharmasraya dan Pemerintah Kota Padang dapat memperkuat jaringan majelis taklim, sehingga ke depan mampu menghadirkan masyarakat yang religius, berdaya, dan berkarakter kuat. (ita)
Editor : Novitri Selvia