Perusahaan tersebut beroperasi di sektor Hutan Tanaman Industri (HTI) dan berlokasi di Jorong Sembilan Koto, Koto Nan Empat Dibawah, Kabupaten Dharmasraya.
Kegiatan penyalaan dihadiri sekitar 15 peserta, di antaranya Manajer PLN ULP Sitiung Seprianto beserta jajaran, serta manajemen PT BRM, termasuk Kepala Divisi Site Noehadiansyah, kepala pabrik, dan teknisi.
Sebelum terhubung dengan jaringan PLN, operasional pabrik PT BRM mengandalkan genset sebagai sumber listrik utama, yang berdampak pada tingginya biaya bahan bakar serta beban lingkungan.
Dengan suplai listrik dari PLN, PT BRM kini memperoleh pasokan listrik yang lebih stabil dan efisien, sekaligus mendukung pengurangan emisi dan peningkatan keandalan proses produksi.
Manajemen PT BRM menyampaikan apresiasi atas tersedianya layanan listrik PLN di wilayah operasional mereka. Kehadiran pasokan listrik dinilai mendukung efisiensi operasional dan daya saing industri. Mereka juga mengapresiasi kinerja tim PLN selama proses persiapan hingga penyalaan.
Manajer PLN ULP Sitiung, Seprianto, menegaskan komitmen PLN dalam mendukung kebutuhan listrik sektor industri di Kabupaten Dharmasraya.
General Manager PLN UID Sumatera Barat, Ajrun Karim, menyatakan:
“Kami berkomitmen menghadirkan layanan kelistrikan yang andal untuk mendukung operasional industri. Kami siap memastikan suplai listrik yang aman dan stabil bagi produktivitas perusahaan.”
Manajemen PT BRM juga menyatakan kesiapan mendukung PLN, khususnya terkait perizinan Right of Way (ROW) jaringan tegangan menengah jika diperlukan penyesuaian jaringan di masa mendatang.(*)
Editor : Hendra Efison