PADEK.JAWAPOS.COM-Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Dharmasraya, Ramilus, menandatangani Kesepakatan Kerja Sama Inovasi Pencatatan Golongan Darah dalam Dokumen Kependudukan (I-Niagara) bersama sejumlah pihak terkait.
Penandatanganan ini melibatkan RSUD Sungaidareh, UPD RSUD M. Fikri, Ketua PMI Dharmasraya H. Tuanku Sutan Alif, perwakilan Dinas Kesehatan, serta 15 Kepala UPT Puskesmas se-Kabupaten Dharmasraya.
Acara tersebut juga disaksikan oleh Kabid PIAK dan Pemanfaatan Data Disdukcapil, Yenof Patrione Haspemi, selaku inovator program. I-Niagara merupakan inovasi yang mencatat golongan darah secara terintegrasi ke dalam database kependudukan.
Program ini diharapkan dapat mempercepat dan mempermudah layanan kesehatan, penanganan kedaruratan medis, serta pengelolaan administrasi kependudukan secara akurat dan responsif.
Selain itu, inovasi ini juga bertujuan memperkuat kesiapsiagaan rumah sakit dan puskesmas dalam kondisi darurat yang membutuhkan data golongan darah lengkap.
Ramilus menekankan pentingnya program ini untuk memastikan layanan publik lebih optimal.
Ia menjelaskan bahwa tantangan utama dalam Kesepakatan Kerja Sama ini terletak pada koordinasi dan sinergi Dukcapil dengan RSUD Sungai Dareh, UPT Puskesmas, PMI, dan sejumlah pihak lainnya.
Selain itu, kesadaran masyarakat untuk mengetahui golongan darah dan mendaftarkannya ke dokumen kependudukan juga menjadi faktor penting.
Keberhasilan program ini sangat bergantung pada kerja sama antarinstansi dan tenaga kesehatan di lapangan.
Ramilus menambahkan bahwa validasi golongan darah akan mengikuti standar medis ketat, di mana setiap sampel darah diperiksa melalui prosedur laboratorium terstandarisasi agar data yang masuk ke I-Niagara dapat dipercaya dan digunakan untuk kepentingan layanan publik.
Yenof Patrione Haspemi menyampaikan bahwa dari 244.032 jiwa penduduk Dharmasraya, baru 8.867 jiwa yang telah mendaftarkan golongan darah, atau sekitar 0,03%. Sementara 235.165 jiwa lainnya belum tercatat.
Kondisi ini menunjukkan urgensi I-Niagara dalam meningkatkan kelengkapan data kependudukan sekaligus mendukung kesiapsiagaan layanan kesehatan dan kedaruratan.
Seluruh pihak sepakat memperkuat kolaborasi dalam pengambilan sampel, pemeriksaan laboratorium, pendataan, dan integrasi data agar proses berjalan efektif, akurat, dan terstandarisasi. (ita)
Editor : Novitri Selvia