Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

KONI Dharmasraya Harap Tambahan Anggaran Hadapi Porprov Sumbar 2026

Zulfia Anita • Jumat, 30 Januari 2026 | 14:08 WIB

Ketua KONI Dharmasraya, Afrizal Latif.
Ketua KONI Dharmasraya, Afrizal Latif.
PADEK.JAWAPOS.COM—Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, berharap Pemerintah Kabupaten Dharmasraya dapat menambah dukungan anggaran untuk pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumbar 2026.

Ketua KONI Dharmasraya, Afrizal Latif, mengatakan anggaran yang disetujui pemerintah daerah saat ini dinilai belum mencukupi untuk memenuhi kebutuhan persiapan menghadapi Porprov yang direncanakan berlangsung pada Oktober 2026.

“Pemerintah daerah telah menyetujui anggaran untuk kontingen Porprov Dharmasraya sebesar Rp500 juta dari total usulan Rp5,6 miliar. Anggaran tersebut kami nilai masih sangat terbatas,” ujar Afrizal.

Menurutnya, KONI Dharmasraya setidaknya membutuhkan anggaran sekitar Rp2,5 miliar agar dapat mengirimkan lebih banyak cabang olahraga (cabor) pada ajang olahraga empat tahunan tersebut.

“Kalau hanya Rp500 juta, kita hanya bisa mengirimkan sekitar empat cabor. Padahal, untuk satu cabor sepak bola saja dibutuhkan anggaran sekitar Rp300 juta,” jelasnya.

Ia menambahkan, apabila tidak ada penambahan anggaran, maka cabor yang berpeluang dikirim hanya cabang-cabang dengan kebutuhan biaya relatif kecil seperti taekwondo, judo, menembak, dan panahan.

“Jika cabor yang dikirim terbatas, tentu hasil yang kita harapkan juga tidak akan maksimal,” tegasnya.

Oleh karena itu, KONI Dharmasraya berharap Pemerintah Kabupaten Dharmasraya dapat mempertimbangkan penambahan anggaran demi mendukung prestasi atlet daerah pada Porprov Sumbar 2026.

Sementara itu, Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Dharmasraya, Marten Yunus, membenarkan bahwa pemerintah daerah telah menyetujui anggaran sebesar Rp500 juta untuk KONI Dharmasraya dalam pelaksanaan Porprov 2026.

Terkait permintaan penambahan anggaran, Marten menyebutkan bahwa pemerintah daerah terbuka untuk melakukan dialog dan koordinasi dengan KONI Dharmasraya.

“Jika memang KONI membutuhkan tambahan anggaran, kami siap membuka ruang koordinasi. Salah satu opsi yang bisa dipertimbangkan adalah partisipasi pihak perusahaan melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR),” ujarnya. (ita)

Editor : Adetio Purtama
#tambahan anggaran #Porprov Sumbar 2026 #KONI Dharmasraya