PADEK.JAWAPOS.COM—Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, terus mempercepat upaya perbaikan infrastruktur jalan nasional yang melintasi wilayahnya sebagai langkah strategis untuk meningkatkan konektivitas, pertumbuhan ekonomi, dan pelayanan publik.
Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, mengambil langkah konkret dengan memperkuat koordinasi bersama pemerintah pusat melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat guna memastikan pembangunan dan perbaikan jalan nasional berjalan sesuai rencana pada tahun 2026.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui pertemuan langsung antara Bupati Annisa dan Kepala BPJN Sumatera Barat, Elsa Putra Friandi, di Padang.
Baca Juga: BRI Super League: Semen Padang FC Hadapi Madura United, Pertarungan Penentu Nasib Degradasi
Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari audiensi sebelumnya antara Pemerintah Kabupaten Dharmasraya dengan Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, di Jakarta, yang membahas dukungan pemerintah pusat terhadap pembangunan infrastruktur daerah.
“Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari audiensi kami dengan Menteri PU di Jakarta beberapa waktu lalu,” ujar Annisa.
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah proyek strategis pembangunan dan peningkatan jalan nasional di Dharmasraya menjadi fokus utama pembahasan.
Baca Juga: Viral di Medsos, Pelaku Parkir Liar Diamankan
Proyek Infrastruktur Prioritas 2026 di Dharmasraya:
-
Pembangunan rigid beton sepanjang 1 kilometer
-
Titik pembangunan berada di depan SPBU Sialang dan ruas rumah dinas bupati menuju kantor bupati
-
Pembangunan trotoar sepanjang 600 meter di kawasan perkantoran bupati
-
Peningkatan ruas jalan Sungai Dareh Junction–Simpang Koto Baru sepanjang 19 kilometer
-
Penggunaan aspal Performance Grade (PG) 70 dengan kualitas lebih kuat dan tahan lama
Menurut Annisa, pembangunan infrastruktur jalan yang optimal akan memberikan dampak signifikan bagi masyarakat luas, terutama dalam mendukung distribusi ekonomi, mempercepat mobilitas, serta memperluas akses layanan dasar.
“Jika infrastruktur jalan kita optimal, pertumbuhan ekonomi akan semakin terbuka. Pelayanan publik, akses pendidikan, hingga fasilitas kesehatan juga akan jauh lebih mudah dijangkau oleh masyarakat,” kata Annisa.
Ia menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur bukan hanya soal konektivitas, tetapi juga menjadi fondasi utama dalam pemerataan pembangunan hingga ke wilayah pedesaan.
Dengan jalan nasional yang lebih baik, distribusi hasil pertanian, perdagangan, investasi, dan aktivitas masyarakat diyakini akan meningkat secara signifikan.
Selain itu, sinergi antara pemerintah daerah dan pusat dinilai menjadi kunci utama dalam mempercepat realisasi pembangunan.
Baca Juga: Petugas Perempuan jadi Garda Terdepan Pelayanan Haji
“Percepatan pembangunan infrastruktur menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Dharmasraya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Annisa juga optimistis dukungan dari Kementerian PUPR akan memperkuat konektivitas antarwilayah serta meningkatkan daya saing Dharmasraya sebagai daerah strategis di Sumatera Barat.
“Kami optimistis, dengan dukungan Kementerian PUPR, mobilitas dan konektivitas antarwilayah di Dharmasraya akan semakin meningkat ke depannya,” tutupnya.
Baca Juga: Kepala Daerah Diminta Bertindak Tertibkan PETI
Langkah ini menunjukkan keseriusan Pemkab Dharmasraya dalam membangun infrastruktur berkelanjutan yang tidak hanya meningkatkan kualitas transportasi, tetapi juga menjadi penggerak utama pembangunan ekonomi daerah. (ita)
Editor : Adetio Purtama