PADEK.JAWAPOS.COM--Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, menghadiri puncak Alek Nagari Tebing Tinggi yang digelar di Rumah Panjang Nagari Tebing Tinggi, Kecamatan Pulau Punjung, Selasa (28/4/2026).
Kehadiran Bupati dalam agenda budaya tahunan tersebut menjadi simbol dukungan kuat Pemerintah Kabupaten Dharmasraya terhadap pelestarian adat, budaya Minangkabau, sekaligus pembangunan infrastruktur nagari.
Turut hadir dalam kegiatan itu Anggota DPRD Dharmasraya H. Agusnadi Dt Rajo Adil dan H. Heri Saputra, Wakapolres Dharmasraya Kompol M. Rizky Cholid, Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga H. Reno Lazuardi, Camat Pulau Punjung Erik Harja, Wali Nagari Tebing Tinggi Seprianedi, Wali Nagari Sikabau Abdul Razak, Plt Ketua LKAAM Dharmasraya H. Marlon Martua Dt Rangkayo Mulie, Ketua Dekranasda Hj. Rafnelly Rafki Marlon, Bundo Kanduang, pemuda, niniak mamak, serta masyarakat setempat.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Sumbar Rabu 29 April 2026: Padang, Solok, hingga Pariaman Berpotensi Hujan Ringan
Dalam sambutannya, Bupati Annisa memberikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat Nagari Tebing Tinggi yang terus menjaga keberlangsungan tradisi Alek Nagari sebagai warisan budaya turun-temurun.
Menurutnya, Alek Nagari bukan hanya kegiatan seremonial, melainkan bagian penting dari identitas budaya masyarakat Minangkabau yang harus dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang.
“Adat dan budaya adalah jati diri masyarakat kita. Jangan sampai generasi muda kita kehilangan akar budaya di tengah perkembangan zaman yang semakin modern,” ujar Annisa.
Baca Juga: TKA SD 2026 Payakumbuh Lancar, Jadi Acuan Evaluasi Sekolah
Ia menekankan bahwa tantangan globalisasi, perkembangan teknologi, serta keterbukaan informasi harus diimbangi dengan penguatan nilai-nilai adat di tengah masyarakat, khususnya bagi kalangan generasi muda.
Bupati juga menilai Alek Nagari memiliki nilai strategis dalam mempererat persatuan sosial, menjaga silaturahmi antarwarga, dan memperkuat pembangunan karakter masyarakat yang religius dan berbudaya.
Komitmen Pembangunan Infrastruktur
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Annisa juga menjawab aspirasi masyarakat terkait pembangunan daerah dengan mengalokasikan sejumlah anggaran strategis untuk Nagari Tebing Tinggi, di antaranya:
Baca Juga: Dekranasda Dharmasraya 2025–2030 Resmi Dilantik, Pemkab Fokus Kembangkan UMKM dan Kerajinan Lokal
-
Rp500 juta untuk pembangunan jalan lingkar Nagari Tebing Tinggi
-
Rp1,5 miliar untuk perbaikan jalan
-
Bantuan tiang listrik untuk mendukung operasional SMP baru
-
Rehabilitasi Rumah Gadang Panjang sebagai pusat kegiatan adat
Langkah tersebut disambut positif masyarakat karena menunjukkan bahwa pelestarian budaya berjalan seiring dengan pembangunan fisik daerah.
Baca Juga: Hujan Deras dan Angin Kencang Terjang Solok, Pohon Tumbang Putuskan Listrik
“Alek Nagari ini bukti bahwa adat masih hidup di tengah masyarakat. Semoga semangat ini terus terjaga untuk Dharmasraya yang lebih maju, merata, dan sejahtera,” tegasnya.
Tradisi Turun-Temurun yang Terus Dijaga
Mewakili tuan rumah, Joni Arpan Dt Bandaro Labiah menjelaskan bahwa Alek Nagari Tebing Tinggi merupakan agenda budaya tahunan yang diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat.
Tradisi ini dimulai sejak Hari Raya Idul Fitri melalui kunjungan adat antar keluarga besar, seperti anak kepada ibu, kemenakan kepada mamak, dan sumando kepada mamak rumah, hingga mencapai puncaknya dalam silaturahmi adat seluruh unsur masyarakat.
“Ini adalah momentum silaturahmi adat antara niniak mamak, datuak, bundo kanduang, cucu kemenakan, alim ulama, cadiak pandai, dan seluruh masyarakat,” jelasnya.
Baca Juga: Upacara Bendera dan Semangat Kebangkitan Nasional
Ia juga berharap kegiatan tersebut ke depan dapat menjadi agenda budaya resmi daerah karena memiliki nilai penting dalam memperkuat identitas sosial masyarakat Dharmasraya.
Ragam Kegiatan Budaya Meriahkan Alek Nagari
Rangkaian Alek Nagari Tebing Tinggi tahun ini juga dimeriahkan dengan berbagai lomba dan kegiatan budaya, di antaranya:
-
Silek sonsong
-
Lomba canang antar suku
-
Lomba pidato adat tingkat SD
-
Lomba majapuik tando
-
Lomba marandang
Berbagai kegiatan tersebut bertujuan memperkuat kecintaan generasi muda terhadap adat dan budaya Minangkabau.
Baca Juga: Emir Berprestasi di Nasional, Menuju Ajang Internasional
Dengan sinergi antara pemerintah daerah, tokoh adat, masyarakat, dan generasi muda, Alek Nagari Tebing Tinggi menjadi bukti nyata bahwa pelestarian budaya dapat berjalan beriringan dengan pembangunan daerah yang berkelanjutan. (ita)
Editor : Adetio Purtama