Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Balapan Liar Resahkan Warga Pulau Punjung Dharmasraya, Digelar Dekat Kantor Bupati

Zulfia Anita • Minggu, 3 Mei 2026 | 10:01 WIB
Ilustrasi orang balap liar. (GOOGLE GEMINI AI)
Ilustrasi orang balap liar. (GOOGLE GEMINI AI)

PADEK.JAWAPOS.COM–Aksi balapan liar kembali meresahkan masyarakat di kawasan jalur dua Jalan Lintas Sumatera, Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, Minggu (3/5/2026) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB. Ironisnya, kegiatan ilegal tersebut berlangsung hanya sekitar 200 meter dari Kantor Bupati Dharmasraya.

Puluhan sepeda motor yang didominasi kalangan remaja terlihat memadati badan jalan dan melakukan aksi kebut-kebutan di ruas jalan utama yang relatif lurus dan sepi pada malam hari. Suara knalpot bising dari kendaraan yang sebagian telah dimodifikasi memecah keheningan malam dan menimbulkan keresahan warga sekitar.

Berdasarkan pantauan di lapangan, jalur dua Pulau Punjung kembali menjadi arena balapan liar yang memanfaatkan minimnya aktivitas kendaraan pada dini hari, terutama saat malam akhir pekan.

Baca Juga: 198 Calon Jamaah Haji Kabupaten Solok Resmi Dilepas ke Tanah Suci Tahun 2026

Seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa aksi serupa sudah berulang kali terjadi di lokasi tersebut dan menjadi masalah rutin setiap malam Minggu.

“Sudah sering terjadi, terutama malam Minggu. Kadang berlangsung sampai menjelang subuh. Sangat mengganggu warga dan berbahaya bagi pengguna jalan lain,” ungkapnya.

Warga menilai, selain menimbulkan kebisingan, balapan liar tersebut juga sangat berisiko memicu kecelakaan lalu lintas karena para pelaku umumnya tidak menggunakan perlengkapan keselamatan seperti helm standar, serta mengendarai motor dengan kecepatan tinggi.

Baca Juga: Polsek Koto Baru Perketat Pengawasan SPBU Pasca Kenaikan Harga BBM di Dharmasraya

Sebagian kendaraan bahkan diduga telah dimodifikasi untuk meningkatkan performa kecepatan, sehingga semakin meningkatkan potensi bahaya baik bagi pelaku maupun masyarakat umum.

Masyarakat berharap aparat keamanan dapat meningkatkan patroli dan pengawasan, khususnya pada jam-jam rawan, guna mencegah aktivitas ilegal tersebut terus berulang.

“Harus ada pengawasan lebih ketat. Jangan sampai dibiarkan terus karena ini menyangkut keselamatan banyak orang,” tambah warga tersebut.

Baca Juga: Mentan Amran Tegaskan Swasembada Berbasis Data Global di Mubes IKA UNHAS

Selain peran aparat penegak hukum, masyarakat juga menyoroti pentingnya keterlibatan orang tua dalam mengawasi aktivitas anak-anak mereka, khususnya pada malam hari, agar tidak terlibat dalam kegiatan berbahaya dan melanggar hukum.

Balapan liar tidak hanya melanggar aturan lalu lintas, tetapi juga menjadi ancaman nyata terhadap keselamatan jiwa, ketertiban umum, serta kenyamanan masyarakat.

Sementara itu, Kapolres Dharmasraya sebelumnya telah menegaskan komitmen pihak kepolisian untuk menindak tegas segala bentuk balapan liar di wilayah hukumnya.

Baca Juga: Peringati Hardiknas, Pemko Padang Luncurkan Program MDTW dan Perluas Kerja Sama Pendidikan

Langkah penanganan yang telah dilakukan mencakup patroli rutin, razia kendaraan, penertiban lokasi rawan, hingga pemberian sanksi kepada para pelanggar sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Upaya berkelanjutan dinilai sangat penting guna menciptakan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman, tertib, dan kondusif di kawasan Pulau Punjung maupun wilayah Dharmasraya secara umum.

Warga berharap tindakan preventif dan represif dari aparat terus ditingkatkan agar jalur utama yang menjadi akses vital masyarakat tidak lagi disalahgunakan sebagai arena balap liar. (ita)

Editor : Adetio Purtama
#Kantor Bupati Dharmasraya #balap liar #warga resah #Pulau Punjung