Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Usai Temui Mentan, Annisa Bawa Pulang Bantuan Jagung 820 Hektare dan Kopi 250 Hektare

Zulfia Anita • Kamis, 9 Juli 2026 | 15:40 WIB
Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani (kanan) melakukan audisi dengan Menteri Pertanian Amran Sulaiman (tiga kiri) di Kementerian Pertanian, Jakarta, Rabu (9/7/2026).
Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani (kanan) melakukan audisi dengan Menteri Pertanian Amran Sulaiman (tiga kiri) di Kementerian Pertanian, Jakarta, Rabu (9/7/2026).

JAKARTA, PADEK.JAWAPOS.COM – Audiensi Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani dengan Menteri Pertanian RI Amran Sulaiman tidak hanya membahas persoalan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit, tetapi juga menghasilkan sejumlah dukungan bagi pengembangan sektor pertanian, peternakan, dan perkebunan di daerah. Pemerintah Kabupaten Dharmasraya memperoleh bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), pembangunan irigasi, optimalisasi lahan, hingga pengembangan jagung dan kopi.

Pertemuan yang berlangsung di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Rabu (9/7/2026), itu turut dihadiri Wakil Menteri Pertanian Sudaryono. Annisa didampingi Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Dharmasraya, Lasmiyati, sementara Menteri Pertanian didampingi para pejabat eselon I Kementerian Pertanian.

Salah satu dukungan yang diberikan Kementerian Pertanian adalah program optimalisasi lahan pertanian yang dipadukan dengan bantuan alsintan dan pembangunan irigasi. 

Menurut Annisa, bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sekitar 5.500 hektare lahan sawah yang tersebar di Kabupaten Dharmasraya sehingga berdampak pada peningkatan produksi pangan.

Kementan Setujui Pengembangan Jagung 820 Hektare

Selain sektor tanaman pangan, audiensi tersebut juga membahas persoalan peternakan, terutama kebutuhan bahan baku pakan bagi peternak unggas.

Pemerintah Kabupaten Dharmasraya menyampaikan potensi lahan yang dapat dikembangkan untuk mendukung produksi jagung sebagai bahan baku pakan.

Annisa menawarkan potensi lahan seluas 14.961 hektare untuk pengembangan tanaman jagung. Menurutnya, pemanfaatan lahan tersebut dapat menjadi solusi jangka panjang untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak sekaligus menyuplai bahan baku bagi pabrik pakan mandiri.

Usulan itu mendapat respons positif dari Kementerian Pertanian. Dalam pertemuan tersebut, Dharmasraya memperoleh dukungan pengembangan tanaman jagung seluas 820 hektare.

Annisa berharap luas pengembangan jagung dapat terus ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang sehingga kebutuhan bahan baku pakan ternak semakin banyak dipenuhi dari produksi daerah.

Pengembangan Kopi di Kawasan Perhutanan Sosial

Selain jagung, Kementerian Pertanian juga memberikan dukungan pengembangan tanaman kopi seluas 250 hektare di Kabupaten Dharmasraya. Program tersebut akan dilaksanakan di kawasan perhutanan sosial.

Menurut Annisa, pengembangan kopi di kawasan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian hutan melalui pemanfaatan lahan yang produktif.

"Daripada masyarakat menebang hutan, lebih baik dimanfaatkan untuk pengembangan perkebunan kopi yang produktif sehingga memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat," ujar Annisa.

Ia mengapresiasi dukungan yang diberikan Kementerian Pertanian kepada Kabupaten Dharmasraya. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi modal penting untuk memperkuat sektor pertanian, perkebunan, dan peternakan, sekaligus mendorong peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat di daerah.(*)

Editor : Hendra Efison
#jagung 820 hektare #kopi 250 hektare #bantuan pertanian #dharmasraya #kementerian pertanian