PADEK.JAWAPOS.COM—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dharmasraya membuka seleksi terbuka pengisian delapan Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan pemerintah daerah setempat.
Seleksi tersebut tertuang dalam Surat Pengumuman Nomor 800.1.4/1251/PANSEL/JPT-2026 tanggal 4 September 2026 yang ditandatangani Sekretaris Daerah Kabupaten Dharmasraya, Medison, S.Sos., M.Si., selaku Ketua Panitia Seleksi (Pansel).
Delapan jabatan yang masuk dalam seleksi terbuka tersebut terdiri atas sejumlah posisi kepala organisasi perangkat daerah (OPD).
Baca Juga: Cuaca Sumbar Hari Ini 7 September 2026, Padang hingga Bukittinggi Berkabut
Jabatan yang diseleksi yakni Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.
Selanjutnya, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana; Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa; serta Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran.
Pendaftaran Dibuka 7-21 September
Pendaftaran seleksi terbuka JPT Pratama tersebut dibuka mulai 7 hingga 21 September 2026.
Baca Juga: Barcelona 5-0 Valencia: Yamal Bersinar di Mestalla, Kokoh di Puncak LaLiga
Pendaftaran dilakukan melalui platform ASN Karier dengan menggunakan akun MyASN masing-masing peserta. Dalam ketentuan seleksi, setiap peserta diperbolehkan melamar paling banyak dua jabatan.
Sejumlah persyaratan juga harus dipenuhi calon peserta. Pelamar wajib berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), memiliki pendidikan paling rendah S1 atau D4 sesuai dengan jabatan yang dilamar, serta memiliki pangkat atau golongan ruang paling rendah Pembina (IV/a).
Selain itu, pelamar harus berusia paling tinggi 56 tahun pada saat pelantikan dan memiliki pengalaman jabatan terkait paling kurang lima tahun secara kumulatif.
Baca Juga: Chelsea Kejutkan Arsenal, Morgan Rogers Cetak Gol dalam 77 Detik
Pemkab Dharmasraya Cari ASN Berkualitas
Sekretaris Daerah Kabupaten Dharmasraya Medison mengatakan, seleksi terbuka JPT Pratama merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menerapkan sistem merit.
Menurutnya, proses seleksi tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendukung kepemimpinan Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani bersama Wakil Bupati Leli Arni.
Medison berharap seleksi terbuka tersebut dapat menjaring ASN yang memiliki kompetensi, integritas, serta kapasitas kepemimpinan untuk mendukung pencapaian visi dan misi pemerintah daerah.
Baca Juga: MU di Ambang Menang, Gol Spektakuler Debut Maitland-Niles Menit 90+6 Buyarkan Segalanya
“Melalui proses seleksi yang terbuka dan kompetitif ini, kita berharap mendapatkan pejabat yang benar-benar memiliki kompetensi, integritas dan komitmen untuk bekerja serta memberikan kontribusi terbaik bagi daerah,” ujar Medison.
Ia menambahkan, kualitas ASN menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
“ASN yang berkualitas menjadi kekuatan penting dalam mendukung visi dan misi Bupati Annisa Suci Ramadhani serta mewujudkan pelayanan pemerintahan yang semakin baik,” katanya.
Baca Juga: Pompanisasi Surya Buka Peluang 400 Hektare Sawah Tanjung Barulak Tanam Tiga Kali
Tahapan Seleksi JPT Pratama
Seleksi terbuka delapan JPT Pratama tersebut dilakukan melalui beberapa tahapan. Peserta yang dinyatakan lulus seleksi administrasi akan mengikuti seluruh tahapan berikutnya.
Tahapan seleksi meliputi seleksi administrasi, assessment test kompetensi manajerial dan sosial kultural, presentasi makalah, wawancara, serta penilaian rekam jejak.
Masing-masing tahapan memiliki bobot penilaian yang berbeda. Assessment test memiliki bobot 25 persen, presentasi makalah 20 persen, wawancara 35 persen, dan rekam jejak 20 persen.
Baca Juga: Sejumlah Irigasi Sumbar Rampung Direhabilitasi, Dukung Layanan Air Pertanian
Seleksi administrasi dijadwalkan berlangsung pada 22-24 September 2026. Selanjutnya, assessment test dilaksanakan pada 29-30 September 2026.
Tahapan presentasi makalah dan wawancara dijadwalkan pada 5-6 Oktober 2026, kemudian penilaian rekam jejak berlangsung pada 7-8 Oktober 2026.
Hasil seleksi dijadwalkan diumumkan pada 9 Oktober 2026. Setelah itu, hasil penilaian disampaikan kepada Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) pada 10 Oktober 2026 dan kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) pada 12 Oktober 2026.
Baca Juga: Kemarau Tiga Bulan, Sumur Warga Mengering, 1.600 KK Dharmasraya Terdampak
Sementara itu, pengumuman tiga besar untuk masing-masing jabatan menunggu rekomendasi dari BKN.
Peserta Dirangking Secara Kumulatif
Panitia seleksi menegaskan bahwa proses seleksi menggunakan metode kumulatif.
Artinya, seluruh peserta yang dinyatakan lulus seleksi administrasi akan mengikuti seluruh tahapan seleksi. Nilai dari setiap tahapan kemudian dikompilasikan untuk menentukan peringkat peserta.
Baca Juga: Fadly Amran di Ideafest 2026: Kuliner Padang Mendunia Tanpa Kehilangan Identitas
Selanjutnya, tiga peserta dengan hasil terbaik akan ditetapkan sebagai kandidat terbaik untuk masing-masing jabatan sesuai mekanisme yang berlaku.
Dengan mekanisme tersebut, seleksi terbuka diharapkan menghasilkan calon pejabat pimpinan tinggi pratama yang memiliki kompetensi, integritas, pengalaman, serta kemampuan kepemimpinan yang sesuai dengan kebutuhan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya. (ita)
Editor : Adetio Purtama