Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Tekan Inflasi Payakumbuh, 272 Ton Beras Digelontorkan

Syamsu Ridwan • Selasa, 14 April 2026 | 11:43 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.

PADEK.JAWAPOS.COM - Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh mulai menyalurkan bantuan pangan skala besar melalui program Cadangan Beras Pemerintah (CPP) serta bantuan minyak goreng kepada 13.628 kepala keluarga (KK). Penerima bantuan merupakan warga yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Kementerian Sosial RI.

Penyaluran bantuan dilakukan secara simbolis oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdako Payakumbuh, Yasrizal, di Kantor Lurah Tigo Koto Diate, Kecamatan Payakumbuh Utara, Senin (13/4). Bantuan ini merupakan alokasi untuk periode Februari–Maret 2026.

Yasrizal menyampaikan bahwa total bantuan yang disalurkan mencapai 272.560 kilogram beras dan 54.512 liter minyak goreng. Setiap keluarga menerima paket berisi 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.

“Program ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus menekan laju inflasi di daerah,” ujar Yasrizal.

Ia menjelaskan, program CPP dilaksanakan atas penugasan Badan Pangan Nasional (BAPANAS) kepada Perum BULOG. Program tersebut diharapkan mampu melindungi masyarakat dari dampak fluktuasi harga kebutuhan pokok di pasaran.

Menurut Yasrizal, bantuan pangan ini juga bertujuan untuk mencegah kekurangan pangan yang berpotensi memicu krisis gizi. Ia menegaskan agar bantuan dimanfaatkan untuk kebutuhan konsumsi keluarga, bukan untuk diperjualbelikan.

Pemerintah daerah, lanjutnya, telah menginstruksikan Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Sosial, serta pihak kelurahan untuk memastikan distribusi berjalan lancar dan tepat sasaran.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Payakumbuh, Edvidel Arda, mengungkapkan adanya peningkatan signifikan jumlah penerima bantuan pada tahun ini. Pada 2025, jumlah penerima tercatat sebanyak 7.099 KK, sedangkan pada 2026 meningkat menjadi 13.628 KK atau bertambah 6.529 KK.

“Peningkatan ini menjadi tantangan tersendiri, terutama dalam menjaga akurasi distribusi. Namun, kami terus memperkuat koordinasi lintas sektor agar bantuan tepat sasaran dan tepat waktu,” kata Edvidel.

Penyaluran bantuan dilakukan secara serentak di seluruh kelurahan se-Kota Payakumbuh guna mempercepat dampak ekonomi, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah. (rid)

Editor : Adriyanto Syafril
#Bantuan Pangan Payakumbuh #Inflasi Daerah Payakumbuh #Penyaluran CPP 2026 #Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional #cadangan beras pemerintah