MASJID Baiturrahmah, Masjid Al Hakim dan Masjid Raya Sumatera Barat, berada di kawasan yang benar-benar ramai aktivitas. Sehingga, kemegahan masjid ini begitu mudah mendapat sorotan masyarakat. Tak sedikit yang beribadah di sana.
Bagaimana dengan Masjid Jamik Hasanuddin Sabbihisma Rabbikal A’kla? Lokasinya di Korong BatangSariak, Nagari Katapiang, Kecamatan Batanganai, Padangpariaman. Untuk sampai di masjid ini, ada dua jalur yang dapat ditempuh.
Pertama dari Simpang Tanjung yang berada di batas Nagari Sungai Buluah, Sungai Buluah Barat dan Sungai Buluah Utara. Lalu dari jalan Bandara Internasional Minangkabau menuju Pariaman dan Simpang Tanjung. Jadi, posisinya benar-benar jauh dari keramaian lalu lintas Jalan Raya Padang-Bukittinggi.
Dengan keelokan arsitektur yang memukau, Masjid Jamik Hasanuddin Sabbihisma Rabbikal A’kla tak sekadar menjadi tempat ibadah. Namun, juga sebuah karya seni modern yang mengundang decak kagum setiap orang yang melintas di depannya.
Masjid Jamik Hasanuddin Sabbihisma Rabbikal A’kla menampilkan kemegahan dan keindahan yang mempesona. Mirip dengan landmark terbaik di dunia. Masjid ini, dibangun tahun 2019 oleh keluarga H Zulkifli Imam Said.
H Zulkifli Imam Said memang dikenal sebagai tokoh agama di Sumatera Barat. Ia merupakan pemilik Yayasan Fahmul Quran, yang menaungi Pesantren Sabbihisma Rabbikal A’la.
“Alhamdulillah, masjid ini mulai beroperasi pada 10 Maret 2023 dan diresmikan langsung oleh bapak Gubernur Sumatera Barat, Buya Mayeldi,” ujar Zaitul Ikhsanm, Ketua Umum Masjid Jamik Hasanuddin Sabbihisma Rabbikal A’kla, pekan lalu.
Konsep arsitektur yang diadopsi dari Masjid Agung Syekh Zayed di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, membuat Masjid Jamik Hasanuddin Sabbihisma Rabbikal A’kla memiliki daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.
Terdapat empat menara menjulang tinggi di keempat sisinya, serta 50 kubah kecil yang melingkupi bangunan utama. Masjid karya arsitek Suhaimi Harmia ini, benar-benar menjelma menjadi mahakarya arsitektur modern yang memukau.
“Luas Masjid Jamik Hasanuddin Sabbihisma Rabbikal A’kla ini 40x60 atau 2400 m2. Sedangkan lahannya seluas 10.000 m2,” ungkap Zaitul Ikhsan yang merupakan menantu pertama H Zulkifli Imam Said ini.
Saat memasuki kompleks masjid ini, pengunjung akan disambut dengan gerbang nan indah karena dihiasi gapura bersimbol bulan bintang di sisi kiri dan kanannya. Lalu, terdapat kaligrafi lafaz Allah dan Muhammad pada simbol tersebut.
Tak hanya keindahan di sisi eksterior, Masjid Jamik Hasanuddin Sabbihisma Rabbikal A’kla juga memperlihatkan kemegahan interior yang tak kalah memukau. Dinding-dindingnya dipenuhi dengan jendela berbentuk pilar, menyerupai kubah-kubah yang ikonik.
Kaligrafi yang diukir dengan indah pada kayu di bagian depan masjid, serta podium berwarna cokelat yang anggun, menambah kesan kemewahan dalam setiap sudut masjid. Daya tarik lainnya, terdapat juga kaligrafis pada plafon, tepatnya sisi dalam kubah utama mas.
Kembali ke sisi luar, yang paling menarik yaitu gerbangnya tanpa pintu. Ternyata masjid yang berada di kawasan Pesantren Sabbihisma ini, memang diperuntukkan bagi umum. “Masjid ini bisa menampung sekitar 3.000 jemaah. Dan kami membuka masjid selama 24 jam untuk umum,” kata Zaitul Ikhsan.
Tak hanya sebagai pusat ibadah, Masjid Jamik Hasanuddin Sabbihisma Rabbikal A’kla juga menjadi tempat yang nyaman bagi para jamaah. Selain itu, banyak kegiatan yang dilangsungkan di sana. “Jadi selain kegiatan ibadah dan dakwah, di sini sering juga diadakan kegiatan sosial,” tukas Zaitul Ikhsan.
Jadi Kebangaan Masyarakat
Keberadaan Masjid Jamik Hasanuddin Sabbihisma Rabbikal A’kla benar-benar menjadi kebangaan masyarakat Padangpariaman. Terlebih masyarakat di sekitarnya.
“Kami sangat berterima kasih kepada keluarga pak H Zulkifli Imam Said, yang sudah mendirikan masjid ini,” ujar H Aspinuddin, Kadinkes Padangpariaman yang tinggal dekat masjid tersebut.
Masyarakat lainnya, Syahrial juga mengaku sangat bangga dengan keberadaan masjid tersebut. Apalagi, Masjid Jamik Hasanuddin Sabbihisma Rabbikal A’kla tidak saja untuk tempat beribadah, tetapi juga ada sejumlah kegiatan sosial yang dilaksanakan di dalamnya.
“Semoga keberadaan masjid yang ikonik ini semakin meningkatkan ketaatan beribadah kita, masyarakat yang ada di sekitarnya. Dan semoga pahala berlimpah mengalir kepada keluarga pak H Zulkifli Imam Said yang sudah membangun masjid ini,” doanya.
Sebelumnya, Gubernur Sumbar, Mahyeldi yang meresmikan Masjid Jamik Hasanuddin Sabbihisma Rabbikal A’kla, menjelaskan bahwa keberadaan Masjid Jamik Hasanuddin Sabbihisma Rabbikal A’kla di tengah pemukiman penduduk dapat menjadi ruang untuk melahirkan basis pemikiran, konsepsi, maupun langkah konkrit dalam mencetak generasi yang berkarakter dan berakhlak mulia di Nagari Katapiang.
“Mari kita manfaatkan masjid ini untuk memeriahkan bulan suci Ramadhan. Sekaligus memakmurkan masjid. Ramaikan dengan pengajian dan wirid selama bulan Ramadhan,” ajak Gubernur Mahyeldi kala itu.
Gubernur juga mengagumi Masjid Jamik Hasanuddin Sabbihisma Rabbikal A’kla yang memiliki fasilitas lengkap, luas, dan megah. Oleh karena itu, ia berharap masyarakat juga semakin bersemangat ke masjid. (ARIS PRIMA GUNAWAN---Padangpariaman)
Editor : Novitri Selvia